Tingkat Kelulusan SMA/SMK di Semarang Belum 100 Persen

Eforia kelulusan siswa SMA/SMK, Jumat (15/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Eforia kelulusan siswa SMA/SMK, Jumat (15/5). Tingkat kelulusan siswa di Semarang belum mencapai 100 persen. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Tingkat kelulusan siswa SMA/SMK di Kota Semarang tahun ini hanya mencapai 99,94 persen. Sebanyak 14 siswa dinyatakan tidak lulus, terdiri dari empat siswa SMA jurusan IPS dan 10 siswa SMK.

Berdasarkan data yang dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Semarang, tahun ini hanya 22.715 siswa SMA/SMK  sederajat dinyatakan lulus, dari total 22.739 siswa. “Kelulusan tahun ini ditentukan dengan kriteria yang ditetapkan sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, Senin (18/5).

Ditambahkan dia, sesuai Permendikbud Nomor 5 Tahun 2015, penentuan kriteria kelulusan tidak memasukkan unsur ujian nasional. Sekolah atau satuan pendidikan menetapkan nilai akhir, terdiri dari nilai rapor dan nilai ujian sekolah.

“Komposisinya ditetapkan sebelum ujian sekolah melalui rapat dewan pendidik masing-masing,” terang Bunyamin.

Berdasar hasil UN, SMA Loyola Semarang menduduki peringkat pertama untuk jenjang SMA/MA jurusan IPA dan IPS. Dengan raihan skor berturut-turut 479,15 dan 452,90. Sedangkan, untuk jurusan Bahasa, SMA Kristen YSKI menduduki peringkat pertama dengan skor 456,99. Dan untuk jenjang SMK, peringkat pertama diraih oleh SMK Negeri 7. (MS-06)

You might also like

Comments are closed.