Tingkatkan Keterbukaan Informasi, RSUD Tugu Resmikan Portal Open Data

METROSEMARANG.COM – RSUD Tugurejo mengembangkan portal satu data ‘Open Data’ sesuai dengan UU KI Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 52 Tahun 2016 Tentang Single Data System Untuk Pembangunan Daerah di Jawa Tengah.

Jajaran direksi RSUD Tugurejo memaparkan portal open data di kantornya. Foto: istimewa

Portal ini memuat informasi publik baik berkaitan dengan data Profil Dan Kegiatan Operesional Rumah Sakit dengan pendekatan Open Data. Dengan Open Data, maka seluruh informasi public yang disampaikan RS Tugurejo  adalah data-data yang dengan mudah di akses dan dapat diolah secara bebas dan tanpa syarat oleh publik.

Inti dari data terbuka (open data) adalah data tersebut dapat diakses oleh publik, dapat digunakan kembali, dan dapat digunakan oleh siapa saja, maka diharapkan meningkatkan akses data secara luas sebagai bahan analisa, prediksi, kebijakan dan proses pengambilan keputusan para pihak atau pengguna informasi publik.

Selain itu, seluruh data yang dipublikasikan harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kriteria penting dari data terbuka adalah Ketersediaan dan akses Data harus tersedia utuh dan bebas biaya.

Penggunaan dan pendistribusian Data yang digunakan dan didistribusikan kembali harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan atau berstandar pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, terdapat jenis data yang dikecualikan dan tidak boleh dirilis.

Direktur RSUD Tugurejo Dr.Endro Suprayitno, menjelaskan bila pengembangan portalnya untuk keterbukaan informasi publik dengan menampilkan kurang lebih 80 data set dalam portal Open Data secara bertahap.

“Pusat informasi data publik tersebut dapat diakses melalui situs kami. Data tersebut akan terus bertambah karena informasi yang diperoleh RSUD Tugurejo juga terus berkembang. Open data membuat RSUD Tugurejo  berkembang menjadi lebih baik dalam berbagai cara. Misalnya data Rumah Sakit menjadi lebih akuntabel, membantu melawan korupsi, dan meningkatkan transparansi. Membuka data pada publik juga membuat Rumah Sakit Tugurejo  menjadi lebih bijak menggunakan sumber daya yang mereka miliki dan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung fungsi pelayanan public sebagai Rumah Sakit B Pendidikan,” jelas Endro, dalam keterangan yang diterima metrosemarang.com, Rabu (23/8).

Endro menambahkan dengan adanya open data tersebut sangat membantu masyarakat, mahasiswa, pemerintah dan dunia usaha pada khususnya dalam pencarian data tanpa harus datang ke RSUD Tugurejo.

“Karena alasan tersebut,untuk itu PPID pembantu RS Tugurejo selalu dan terus mengembangkan penyajian data sehingga menjadi lebih informatif” tambah Endro didampingi Wakil Direktur Retno Sudewi.

Kasubag Humas RSUD Tugurejo Semarang, Mei Kristianti, menerangkan bila untuk dapat memanfaatkan data-data portal satu data RSUD Tugurejo  dapat diakses melalui rstugurejo.jatengprov.go.id, masyarakat juga akan menikmati bentuk-bentuk pelayanan public lainnya milik RSUD Tugurejo seperti berita terkini serta profil layanan RSUD Tugurejo terkini dan pelayanan online ( SMS Gateway, Informasi Tempat Tidur Kosong, BPJS siRujak & Aplikasi care yang terintegrasi dengan bentuk-bentuk pelayanan lainnya yang dikembangkan RSUD Tugurejo. (far)

You might also like

Comments are closed.