Tips Memilih Jas Hujan: Model Training dan Berwarna Cerah Direkomendasikan

Yang di Pasaran Belum Tentu Aman Semua

Pilih warna yang cerah dan strip yang bisa memantulkan cahaya, membuat anda cepat dan mudah dikenali dalam kondisi cuaca hujan

CUACA pada bulan Januari hingga Februari biasanya diwarnai dengan curah hujan yang meningkat. Hujan menjadi tantangan para pengendara motor dalam mengarungi aspal jalanan ke arah tujuan tertentu.

Saat hujan, badan akan cenderung cepat lelah karena suhu udara turun dan jumlah kandungan air meningkat.

-Oke Desiyanto, Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng-

Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto mengatakan bahwa berkendara dalam hujan tidak dianjurkan dalam ilmu safety riding karena risiko kecelakaan lalu lintas meningkat saat hujan.

“Kondisi jalanan yang licin membuat ban mudah tergelincir, karena ban bergerak diatas lapisan air bukan langsung kontak aspal. Apalagi kalau hujan semakin deras, semakin pendek pula jarak pandang pengendara motor, sehingga sulit untuk mempelajari kondisi jalan atau keadaan  lalu lintas,” paparnya.

Meskipun tidak dianjurkan dalam ilmu keselamatan berkendara, pengendara motor dengan tingkat mobilitas tinggi mau tidak mau harus tetap berkendara saat hujan. Jas hujan dijadikan solusi saat berkendara untuk melindungi badan dari air dan basah.

Berikut adalah model jas hujan yang beredar di pasaran:

1. Ponco
Model mantel yang memanjang ke bawah. Mantol ponco biasanya berwarna hijau karena digunakan untuk kepentingan militer sebagai kamuflase saat berada di luar ruangan atau di hutan.

2. Model Mantel Bersabuk
Model mantel ini berupa jubah dengan lengan panjang, terusan ke bawah dan dilengkapi sabuk agar rapi. Biasanya digunakan oleh petugas kepolisian atau pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas.

3. Model Training Celana
Model ini paling cocok digunakan aktivitas yang memerlukan gerak tubuh yang lebih aktif dan melindungi badan dari air hujan dari segala sisi.

4. Model Training Rok/Gamis
Sama dengan model training, namun berbeda di bagian bawahan berupa rok. Biasanya digunakan oleh wanita yang sedang menggunakan rok supaya lebih mudah saat memakainya.

“Saat hujan, badan akan cenderung cepat lelah karena suhu udara turun dan jumlah kandungan air meningkat sehingga menyebabkan tubuh bekerja lebih untuk mempertahankan kondisi badan dari dingin dan basah. Ditambah lagi, kondisi pengendara yang cenderung emosional karena tergesa-gesa dapat menyebabkan konsentrasi mudah buyar,” tambah Oke.

Contoh jas hujan yang direkomendasikan adalah model training dan berwarna cerah. Foto: dokumentasi

Ada hal-hal yang perlu diketahui saat memilih jas hujan untuk berkendara:

1. Pilih Warna
Warna yang cerah dan strip yang bisa memantulkan cahaya akan membuat anda cepat dan mudah dikenali dalam kondisi cuaca hujan di mana kondisi lebih gelap dan pandangan terganggu oleh tirai hujan.

2. Pilih Bahan
Berbahan kuat tidak mudah robek, tapi tetap lentur, tidak tembus atau rembes air, memiliki sifat pemukaan bahan seperti daun talas akan semakin baik. Amati bagian dalam jas hujan tidak lengket dengan kulit atau baju yang kita pakai serta tidak berbau bahan tertentu.

3. Pilih Ukuran
Sesuaikan dengan ukuran tubuh dan berukuran ringkas ketika terlipat agar mudah menyimpan.

4. Pilih Kelengkapan
Jas hujan yang menyediakan saku berguna memudahkan menyimpan sesuatu dan mengakses barang bawaan saat berhenti sejenak ketika hujan sangat deras.

5. Pilih Model
Dianjurkan menggunakan model training. Bagian atas berbentuk kemeja dengan kerah tinggi dan dilengkapi penutup kepala yang menyatu, bagian bawah berupa celana panjang. Model ini dipilih karena mendukung keleluasaan bagian tubuh bergerak bermanuver selama berkendara, serta melindungi hampir seluruh tubuh dari air.

6. Perhatikan Sambungan
Perhatikan teknik sambungan antar bagian yang harus mampu mencegah air rembes. Memiliki resleting dengan tambahan bahan pada bagian luar yang mampu menolak air rembes masuk.

7. Perhatikan Ventilasi
Terdapat ventilasi yang dirancang khusus untuk sirkulasi dengan udara luar tapi air tidak dapat masuk

8. Perhatikan Kerutan Lengan
Upayakan terdapat lapisan atau kerutan yang berada didalam lengan untuk mencegah air dari arah stang atau arah depan mengalir memasuki tubuh melalui lengan.

Dia menambahkan, berkendara saat hujan maupun tidak, satu hal utama yang tidak boleh dilupakan, yaitu keselamatan saat berkendara. (*)

Comments are closed.