Tips Table Manner Saat Jamuan Resmi

Jangan Sentuh Alat yang Jatuh

Dalam sebuah meja makan, akan terdapat banyak alat makan, mulai pisau, garpu, sendok sup, dan lainnya. Anda harus tahu alat mana yang disediakan untuk Anda.

MENGHADIRI undangan resmi di sebuah restoran atau undangan sebagai tamu resmi pejabat, biasanya akan menggunakan table manner standar internasional. Sebagai undangan, kita harus paham bagaimana bersikap selama jamuan makan agar tidak terlihat kikuk atau kaku dalam menikmati makanan yang disajikan mulai dari hidangan pembuka, makanan utama hingga makanan penutup.

table manner
Hotel Ibis Simpanglima Semarang memberikan pelatihan table manner, Kamis (6/12). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Berikut beberapa tips table manner singkat dari Senior Sales Manager Hotel Ibis Simpanglima Semarang, Mitha Adelina yang bisa dijadikan pedoman saat jamuan resmi.

1. Duduk

Sebelum duduk di kursi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Anda tidak boleh langsung duduk sebelum dipersilakan oleh tuan rumah atau harus sesuai dengan lokasi yang ditentukan. Cara duduk juga harus melalui sisi kiri kursi. Jika Anda membawa tas tangan, sebaiknya tas ditaruh di pangkuan atau belakang punggung (jika sandaran kursi tidak bolong). Posisi duduk tegak dengan tangan berada di paha.

Letakkan serbet yang sebelumnya berada di meja ke paha. Serbet bisa digunakan untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di mulut dengan dua jari di dalam serbet.

2. Penggunaan Alat Makan

Dalam sebuah meja makan, akan terdapat banyak alat makan, mulai pisau, garpu, sendok sup, dan lainnya. Anda harus tahu alat mana yang disediakan untuk Anda. Wilayah “kekuasaan” Anda dapat ditandai dengan adanya gelas di bagian kanan atas hingga piring kecil di sebelah kiri.

Urutan alat makan yang benar adalah dengan cara menggunakan alat makan yang berada di sisi paling luar terlebih dahulu kemudian berurutan menuju ke dalam. Urutan alat makan sudah diatur berdasarkan menu yang akan dikeluarkan oleh pelayan. Sedangkan makanan penutup biasanya menggunakan alat makan yang diletakkan di bagian atas.

3. Saat Makan

Jangan menyentuh alat makan terlebih dahulu sebelum dipersilakan oleh tuan rumah. Sebaiknya potong makanan dalam ukuran kecil sehingga lebih cepat mengunyah. Hal ini penting lantaran saat makan biasanya terjadi obrolan dan tidak sopan jika berbicara sekaligus dalam posisi mengunyah atau masih tersisa makanan di dalam mulut.

Selain itu, petingnya potongan kecil adalah karena makanan yang sudah dimakan tidak boleh dimuntahkan, sekalipun Anda tidak menyukainya. Jika sudah terlanjur masuk mulut, sebaiknya makanan segera ditelan. Setelah itu, Anda cukup membiarkan makanan tersebut hingga pelayan mengganti ke menu selanjutnya.

Dalam table manner terdapat dua macam cara menggunakan garpu dan pisau, yaitu European Style dan American Style. European Style menggunakan garpu di sebelah kiri dan pisau di sebelah kanan. Sedangkan American Style menggunakan pisau sebagai alat potong kemudian meletakkannya di atas piring lalu garpu dipindah dari tangan kiri ke tangan kanan. American Style ini cocok bagi orang yang tidak terbiasa menggunakan tangan kiri sebagai tangan utama untuk makan.

Menyedok makanan berkuah dilakukan dengan cara memasukkan sendok ke mangkok dari sisi dalam menuju ke depan. Jika sup terlalu panas, tidak diperkenankan untuk meniup makanan. Untuk menurunkan suhu sup, bisa dilakukan dengan cara mengaduk lebih lama.

4. Setelah Makan

Setelah makan, tempatkan alat makan di atas piring dengan posisi yang sesuai untuk merespon hasil masakan. Ada beberapa posisi yang melambangkan selesai, jeda, siap untuk piring selanjutnya, excellent, tidak suka dan lain-lain. Jangan lupa untuk mengucapkan kata “tolong” dan “terima kasih”.

5. Keadaan Darurat

Hal-hal di luar kendali, seperti jatuhnya alat makan bisa saja terjadi. Jangan sentuh alat makan yang sudah jatuh ke lantai, tapi mintalah alat makan baru dari pelayan.

Makanan yang jatuh dari piring ke meja bisa langsung diambil kemudian dimasukkan kembali ke piring. Jika makanan kering, bisa langsung menggunakan tangan. Namun jika makanan basah, bisa menggunakan garpu sebagai alat bantunya.

Table manner merupakan acara resmi. Ketika ponsel berdering, jangan langsung mengangkat panggilan masuk tersebut, melainkan izin terlebih dahulu kepada tuan rumah untuk menjauh dan menerima panggilan telepon.

Dalam table manner, usahakan Anda tidak terlalu cepat atau terlalu lama dalam menghabiskan makanan. Sesuaikan kecepatan makan Anda dengan teman satu meja. (*)

You might also like

Comments are closed.