Tips Terapkan Motif pada Interior Rumah

 

Ilustrasi Foto: dok rumahku.com
Ilustrasi
Foto: dok rumahku.com

METROSEMARANG.COM – Beberapa tahun belakangan interior dengan konsep modern sangat diminati. Penampilan ramping, solid, kokoh dan penuh sudut membatnya seketika menarik perhatian keluarga muda yang menginginkan rumah sederhana namun tidak ketinggalan zaman.

Dari segi warna, rumah modern cenderung menggunakan skema monokromatik, kalaupun berbeda jenis warna, kebanyakan yang digunakan hanya perpaduan warna putih dan hitam. Berdasarkan pengamatan desainer interior barat, konsep seperti itu sudah kuno.

Kini, desain ruangan dengan beberapa motif (pola) lebih digemari karena akan menghadirkan unsur seni di dalam rumah. Tak hanya itu, desain bermotif juga dinilai akan menjadi tren interior berikutnya.

Namun tak masalah jika Anda tetap ingin berkreasi dengan konsep modern minimalis. Tapi jika Anda ingin menambah ilmu tentang bagaimana cara mendesain interior rumah dengan beberapa motif menarik yang dapat mengubah suasana di dalam rumah jadi lebih menyenangkan, berikut ini tipsnya, seperti disarikan dari rumahku.com:

Pilih Ukuran Pola

Jika konsep rumah Anda adalah modern minimalis pada awalnya, bukan berarti Anda harus menyerah dan bertahan dengan konsep itu. Hal itu dapat membuat suasana rumah menjadi monoton. Agar tak membosankan, terapkan pola pada bagian dinding rumah.

Pilihlah ukuran pola yang tepat, apakah akan menggunakan motif besar (jika memang desain ruangan rumah Anda terlalu flat) atau motif kecil (jika memang ruangan sudah dipenuhi interior atau Anda tidak menyukai terlalu banyak pola). Motif berpola besar akan cocok jika digunakan pada wallpaper dinding, sementara pola kecil, bisa Anda aplikasikan pada bantal sofa dan beberapa aksesoris lain.

Terapkan Pola pada Fokus Ruang

Adanya pola di rumah dapat dijadikan fokus perhatian, khususnya pada ruang yang tidak banyak benda di dalamnya. Jadi, letakan pola pada fokus ruangan guna menarik perhatian tamu yang berkunjung ke rumah Anda.

Caranya mudah saja, untuk mengetahui bagian mana yang ingin dijadikan fokus ruang, Anda hanya perlu menggunakan insting alami Anda ketika memasuki ruangan. Sudut mana yang paling sering Anda lihat, dapat dijadikan fokus ruangan.

Mix and Match

Setelah mencoba sedikit motif, tak ada salahnya mengkombinasikan beberapa motif berukuran besar dan ukuran kecil. Anda hanya perlu memilih pola utama (yang digunakan untuk menjadi pusat perhatian) dan pola pelengkap. Gunakan skema warna yang sesuai agar tak menimbulkan kesan bentrok atau tidak matching pada ruangan. (*)

 

You might also like

Comments are closed.