Tjahjo Kumolo, Mendagri Jokowi Asal Semarang

image
Mendagri Tjahjo Kumolo saat berkunjung ke Balai Kota Semarang (29/10) (foto: Metro Semarang/MS-08)

SEMARANG – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengunjungi Pemerintah Kota Semarang, Rabu (29/10). Ini adalah kunjungan pertamanya sebagai Mendagri ke pemerintah daerah. Semarang mendapat keistimewaan karena Tjahjo menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Kota ATLAS.

Ya, meski lahir di Surakarta, 1 Desember 1957, namun sejak SD Tjahjo tinggal di Semarang. Ia mengenyam bangku sekolah menengah pertama di SMP 4 Semarang dan berlanjut di SMA 1 Semarang. Kemudian, Universitas Diponegoro menjadi tempat di mana ia meraih gelar sarjana hukum pada 1985.

Semasa kuliah, Tjahjo telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Ketika ia berusia 25 tahun, ia sudah ditunjuk untuk menduduki jabatan Ketua Biro Organisasi KNPI Dati I Jawa Tengah dari tahun 1983 hingga 1985. Lalu ia pun kembali terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Dati I Jawa Tengah periode 1985-1988 dan Sekretaris Jenderal KNPI Dati I Jawa Tengah untuk periode 1987-1990.

Tjahjo mulai berkecimpung dalam kancah politik nasional saat ia menjadi Anggota Komisi II, III dan Anggota BKSAP DPR RI (1987,1992) dan Ketua Umum DPP KNPI di tahun 1990-1993. Tjahjo kemudian aktif menjabat sebagai Direktur SDM Litbang DPP PDIP tahun 1999 sampai 2002.

Setelah itu, ia bertugas sebagai Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI (1999-2002) dan Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI (2002-2003). Pada Pemilu tahun 2004, ia terpilih menjadi Anggota Komisi XI dan Anggota BKSAP DPR RI (2004-2008), Ketua Fraksi PDIP DPR RI (2004-2009), dan Wakil Ketua Tim Lumpur Sidoarjo DPR-RI (2006-2007). Dalam Pemilu 2009, Tjahjo kembali menduduki posisi sebagai Anggota DPR dan Ketua Fraksi PDIP DPR RI periode 2009-2014.

Selain itu, ia juga ditunjuk sebagai Koordinator GKSB Indonesia-Jepang (2009-2010). Pada Kongres III PDIP, Ketua Umum PDIP  Megawati Soekarnoputri menunjuk Tjahjo sebagai Sekretaris Jenderal PDIP (2010-2015) menggantikan Pramono Anung yang sudah menduduki posisi Wakil Ketua DPR (2014-2019).

Pada Pemilu 2014, Tjahjo kembali terpilih sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan 1 Semarang dan sekitarnya. Namun jabatan DPR dan Sekjen kini telah ia lepas setelah dilantik sebagai Mendagri.

Di Semarang tadi sore, Tjahjo berbicara di hadapan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, para kepala dinas, hingga camat. Ia mengharapkan Kota Semarang berkembang pesat sebagai kota metropolitan. Sebagai Mendagri, ia berjanji akan membantu karena merasa berhutang banyak pada warga Semarang. “Di sini daerah pemilihan saya, suara saya cukup besar di sini. Di Kota Semarang saja 30 ribu lebih,” ujarnya.

Tjahjo ingin melihat Jawa Tengah dan Semarang sebagai ibukota provinsi mengalami peningkatan pesat dalam pembangunan. Sebab ia melihat selama ini pembangunan di Kota Semarang masih tertinggal dibanding ibu kota provinsi lain. “Semarang ini kan sebagai kota industri ya nanggung, kota transit tapi tanggung, ini perlu dioptimalkan. Peran Mendagri apa, ya semua akhirnya kuncinya di Kemendagri,” katanya. (MS-08)

Comments are closed.