Toko Oen, Resto Klangenan Tempo Doeloe Semarang

Interior Toko Oen, Semarang (foto: tokooen.com)
Interior Toko Oen, Semarang (foto: tokooen.com)

Saat banyak pemilik resto lain mendekor rumah makannya dengan nuansa jadul, resto yang satu ini tidak didekor jadul pun sudah jadul. Resto yang dimaksud adalah Toko Oen Semarang.

Toko Oen terletak di Jalan Pemuda nomor 52. Untuk menemukan resto ini tidak susah. Letaknya cukup strategis karena berada di pinggir jalan raya menuju ke Stasiun Tawang dan Pasar Johar. Ditambah dengan logo tokonya yang super besar dan sudah menampakkan kejadulannya.
Saat Anda memasuki toko ini, Anda akan merasakan nuansa kuno yang memang kuno, entah itu dari meja kursinya, etalasenya, hingga lampu yang digunakan.
Toko Oen didirikan sejak tahun 1936 oleh Nyonya Liem Gien Nio, istri dari Oen Tjoen Hok. Oma Oen, demikian dia biasa disapa, menggunakan marga sang suami sebagai nama restorannya.
Toko Oen di Semarang merupakan cabang keempat yang didirikan, setelah Yogyakarta (tahun 1910), Batavia/Jakarta (1934), dan Malang (1936). Namun, Toko Oen di Yogyakarta hanya beroperasi hingga tahun 1937, begitu pun Toko Oen di Jakarta yang hanya sampai tahun 1973. Sedangkan Toko Oen di Malang saat ini sudah berganti kepemilikan. Sehingga, bisa dikatakan, Toko Oen yang memang asli bikinan Oma Oen tinggal satu-satunya di Semarang.
Sejak awal dibuka hingga sekarang, Toko Oen tetap konsisten dalam menyajikan menu-menu masakan klasik ala kolonial Belanda, misalnya Uitsmitjter, Huzarensalade, dan Kaastengels. Satu lagi yang khas dari resto ini adalah es krim Tutti Frutti yang tidak akan Anda temukan padanannya di tempat lain.
Dulu, pengunjung Toko Oen adalah meneer-meneer Belanda yang hendak bersantap malam bersama keluarga. Kini, resto ini kerap jadi jujugan para turis baik dari dalam maupun luar negeri, yang tidak hanya ingin makan namun juga berwisata sejarah.
Jika Anda ingin merasakan kunonya Semarang jaman dulu, maka sebaiknya jangan lewatkan untuk mampir ke toko yang legendaris ini. Jangan lupa foto-foto ya.. (ren)
You might also like

Comments are closed.