Tokoh Lintas Agama Semarakkan Open Office di Balai Kota Semarang

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko beserta Romo Aloys Budi Purnomo Pr, dalam rangkaian Open Office Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, di Balai Kota Semarang, yang juga dihadiri oleh ribuan masyarakat Kota Semarang.

Melalui akun Instagram pribadinya @HendrarPrihadi, Wali kota yang akrab disapa Hendi itu sempat mengunggah momen tersebut. “Lebaran Hebat, Tanpa Sekat — Kita mungkin berbeda-beda, tapi Indonesia mempersatukan kita *Indahnya Keberagaman*”, tulisnya dalam caption unggahan tersebut.

Di tahun 2017 ini, Wali kota Hendi dinobatkan oleh Kementrian Agama sebagai Pembina Kerukunan Umat Beragama. Penghargaan yang diterimanya langsung dari Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin tersebut, didapatkan setelah dirinya aktif melakukan berbagai upaya dalam dalam menjaga kondusifitas, yaitu dengan memelihara kerukunan antara umat beragama.

Salah satu upaya tersebut tergambar dari kalimat “Lebaran Hebat, Tanpa Sekat”, yang diserukannya dalam suasana perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H tahun ini. Tak hanya sekedar seruan, “Lebaran Hebat, Tanpa Sekat”, juga direpresentasikannya dalam berbagai kegiatan, salah satunya ketika menerima tokoh-tokoh agama non muslim dalam Open Office ini.

Wali Kota Hendi yang merupakan inisiator gerakan Jarik Masjid (Jumat Resik-Resik Masjid) ini mengatakan jika hari lebaran merupakan momentum positif untuk menghilangkan hal negatif.

“Kita semua harus kembali ke fitrah, semua hal negatif harus dihapus, termasuk kebiasaan buruk menyebar kebencian harus hilang”, tegasnya.

Selain mengadakan ‘Open Office’ di Balai Kota Semarang, pada hari Lebaran (27/6) Walikota Hendi juga yang didampingi oleh sang istri, Krisseptiana, juga mendatangi sejumlah tokoh di Jawa Tengah untuk bersilaturahim. Di antaranya adalah Heru Sudjatmoko (Wakil Gubernur Jawa Tengah), Irjen. Pol. Condro Kirono (Kapolda Jawa Tengah), dan Mayjen TNI Tatang Sulaiman (Pangdam IV/Diponegoro). (duh)

You might also like

Comments are closed.