Tolak Pabrik Semen, Ratusan Ibu-ibu Geruduk Gubernuran

Ratusan ibu-ibu ini menyerukan penolakan pembangunan pabrik semen di Kendeng. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Ratusan ibu-ibu ini menyerukan penolakan pembangunan pabrik semen di Kendeng. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Ratusan orang dari Jaringan Masyarakat Peduli Kedaulatan Jawa Tengah mendatangi kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (18/12) siang. Mereka membawa satu truk yang mengangkut sound system untuk mengeraskan seruan mereka.

“Kami ingin Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau kembali niatan untuk membangun pabrik semen di Kendeng,” ujar koordinator aksi, Joko Prianto.

Menurutnya, pabrik semen tidak menguntungkan secara ekonomis untuk masyarakat, terutama dalam jangka panjang. “Lebih baik tetap mempertahankan pertanian yang hasilnya tetap bisa dinikmati anak-cucu,” tambahnya.

Mereka juga menyerukan tentang keserakahan manusia yang dengan semena-mena merusak alam. Menurut mereka, ulah manusia tersebut yang membuat bencana alam terjadi di mana-mana.

Massa yang terdiri dari wanita sebagai garda depan tersebut juga melakukan doa bersama di depan Gubernuran. Mereka berdoa agar masyarakat di Banjarnegara cepat pulih dari bencana dan bErharap agar bencana tidak terjadi lagi di seluruh Jawa Tengah.

Dalam rilis yang diedarkan, mereka juga mengecam oknum kepolisian yang melakukan tindakan represif terhadap para pejuang lingkungan. Selain itu, mereka ingin Ganjar Pranowo mewujudkan visi Jawa Tengah sebagai lumbung pangan. (ade)

activate javascript

You might also like

Comments are closed.