Tonton Barongsai, Turis Nekat Panjat Tembok Sam Poo Kong

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Mengawali Tahun Monyet Api, Klenteng Sam Poo Kong hari ini, Senin (8/2) dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Jumlah pengunjung klenteng tersebut disebut-sebut telah mencapai 1 juta jiwa. Ta ayal, pelataran parkir klenteng dipenuhi kendaraan pribadi.

Kepadatan pengunjung di Sam Poo Kong mulai terlihat sejak pagi tadi. Para turis yang datang membawa keluarga dan kerabat dekatnya tampak berjubelan di depan pintu masuk klenteng.

Bahkan, saking padatnya, beberapa turis nekat naik keatas tembok panggung utama Sam Poo Kong, agar dapat melongok dari dekat atraksi barongsai. “Ini saya bawa ibu, istri dan mertua saya dari Salatiga agar bisa merayakan Imlek di Sam Poo Kong,” ujar Hendrawan, pelancong lokal.

Klenteng Sam Poo Kong sejak lama memang jadi destinasi utama bagi pelancong yang singgah ke Semarang. Jumlah turis yang datang ke tempat peribadatan umat Khonghucu ini menempati posisi kedua setelah gedung perkeretaapian kuno Lawang Sewu.

Klenteng ini hanya berjarak beberapa ratus meter dari pusat kota tepatnya di sudut tikungan Jalan Simongan, Gedung Batu, Semarang Barat.

Pelancong lainnya dari Makasar Sulawesi Selatan, Zulfan Muhammad mengaku ingin menjamah petilasan Laksamana Cheng Ho yang ada di dalam Sam Poo Kong. “Sekalian lihat barongsai dan atraksi lainnya juga,” kata Zulfan.

Humas Klenteng Sam Poo Kong, Eni Sujono, menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan di klentengnya khusus punca Imlek hari ini melesat naik. Sampai siang tadi, pengunjungnya melonjak 10 kali lipat dari hari biasanya. “Bisa jadi jumlahnya mencapai 1 juta jiwa,” sahutnya.

Jumlah tiket yang terjual kini telah mencapai belasan ribu lembar. “Mungkin akan terus bertambah karena loketnya masih dibuka sampai nanti sore,” imbuhnya.

Atraksi yang dipertontonkan di Sam Poo Kong seharian ini mulai dari barongsai naga, reog Ponorogo, kuda lumping dan atraksi khas Tionghoa lainnya. (far)

You might also like

Comments are closed.