Trotoar Semarang Lebih Cocok Gunakan Paving Block

Trotoar di Jalan Gajahmada terhalang tiang listrik. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Trotoar di Jalan Gajahmada terhalang tiang listrik. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Pembangunan trotoar di Semarang menggunakan berbagai bahan, misalnya marmer dan paving block. Dari masing-masing bahan tersebut, ada keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh pakar transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno. Menurutnya, paving block lebih baik dibanding bahan lain, seperti yang sedang diterapkan di Jalan Siliwangi, Semarang.

“Paving block lebih mudah diganti ketika ada kerusakan. Cukup mengganti bagian yang rusak sehingga biayanya tidak terlalu mahal,” terang dia.

Selain itu, paving block tetap menyediakan ruang untuk resapan air. Dengan begitu, air tidak akan menggenang dan meluber ke jalan ketika turun hujan.

Dia berharap, semua trotoar di Semarang terbebas dari berbagai halangan seperti tiang listrik, kotak telepon dan lain-lain. “Jika terhalang utilitas kota tersebut, maka proses pemindahannya akan lama dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” kata dia. (ade)

You might also like

Comments are closed.