Tsaqiva Kinasih, Menapak Karir sebagai Penulis Lagu

BAGI sebagian besar orang apa yang didengar bisa jadi hanya dianggap angin lalu. Tapi tidak demikian bagi Tsaqiva Kinasih Gusti. Dara kelahiran Kudus, 11 September 2003 ini justru mengubah yang didengarnya menjadi sebuah ide kreatif.

Ide kreatif tersebut adalah mencipta lagu. Inspirasi yang didapat Kinasih, begitu ia biasa disapa, berasal dari percakapan di sekitarnya.

Tsaqiva Kinasih Gusti
Tsaqiva Kinasih Gusti

Seperti salah satu lagu ciptaannya berjudul Children in the World. Lagu tersebut terinspirasi dari pertanyaan sederhana seorang gurunya. Gurunya bertanya apa yang biasa Kinasih lakukan sebelum tidur.

“Waktu itu kujawab, aku memikirkan apa yang akan aku lakukan,” terang Kinasih kepada metrosemarang.com baru-baru ini.

Tanggapan dari gurunya terkait jawaban Kinasih inilah yang membuatnya menciptakan lagu. “Anak-anak di wilayah perang itu memikirkan apakah mereka masih hidup esok saat bangun, setelah itu pulang dan nulis lagu ini,” imbuh Kinasih.

Children in the World ini diciptakan ketika ia masih duduk di bangku kelas 4 SD. Lagu berbahasa Inggris tersebut mengisahkan tentang kehidupan anak-anak di wilayah perang. Tak hanya mencipta lagu, Kinasih juga menyanyikan lagi ciptaanya tersebut.

Ia bergabung dalam komunitas Omah Dongeng asuhan Hasan Aoni. Dari sanalah Kinasih akhirnya makin percaya diri untuk mengasah bakatnya sebagai penulis lagu. Tak hanya lagu, Kinasih juga mahir menulis cerpen. Tercatat beberapa cerpennya pernah dimuat di beberapa media nasional.

Kinasih yang masih duduk di bangku SMP ini akhirnya memutuskan untuk home schooling. Hal ini dilakukannya karena ia tak ingin pendidikannya terhambat oleh berbagai aktivitasnya di luar sekolah. “Iya barusan keluar dari sekolah dan milih home schooling saja,” pungkasnya. (vit)

You might also like

Comments are closed.