Tujuh Polisi Terluka, Satu Warga Meninggal saat Pembongkaran Kebonharjo

METROSEMARANG.COM – Tembakan gas air mata terdengar bersautan di tengah proses pembongkaran rumah warga di Kampung Kebonharjo Semarang.

Polisi terus merangsek masuk ke lokasi untuk membongkar rumah warga.

Foto: metrosemarang.com/Fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/Fariz fardianto

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengaku ada tujuh personelnya yang terluka. “Dua luka parah, lima luka ringan. Yang parah dilarikan ke Pantiwiloso,” terangnya.

Polisi salah satunya memang terkena sabetan di sela jari kanan. Dua polisi luka parah bernama Ipda Wayan dan Bripka Rony Hidayat.

Dari pihak warga, ada orang tewas akibat syok di lokasi kejadian. Satu yang tewas yakni Jumiah pria 65 tahun warga RT 01.

“Tapi bukan serangan jantung melainkan tertimpa tembok bangunan,” kata seorang sumber metrosemarang.com

Siang ini, proses eksekusi masih berlangsung. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Gatut Sutiyatmoko mengatakan proses eksekusi difokuskan kepada warga yang tidak memiliki sertifikat.

Jumlah rumah yang tidak bersertifikat terus berubah. Data terkini sebanyak 68 rumah tidak bersertifikat akan digusur.

Data sebelumnya hasil mapping tahun 2015 itu sebanyak 101 yang tidak bersertifikat. Namun pada realisasinya terus berubah. (far)

You might also like

Comments are closed.