Tumbang di Kandang, Sragen United Makin Terjepit

METROSEMARANG.COM – Sragen United dipaksa menyerah 0-2 dari tamunya PSIR Rembang pada laga lanjutan Liga 2 Grup 4, Minggu (20/8). Hasil ini membuat kans tim besutan Firmandoyo untuk lolos ke fase playoff makin menipis.

Striker Sragen United Andrid Wibawa mencoba melewati adangan dua pemain PSIR Rembang. Foto: metrosemarang.com

Menjamu Laskar Dampo Awang di Stadion Citarum, Ramadhan Saputra justru tampil melempem. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, gawang tuang rumah yang dikawal Reza Pratama dua kali dijebol pemain PSIR, masing-masing Yoni Ustaf Bukori di menit 67 dan Rudi Santoso semenit sebelum laga tuntas.

“Hasil yang mengecewakan. Pemain kami tidak mampu menjalankan instruksi pelatih, terutama di babak kedua,” kata Firmandoyo, usai pertandingan.

Eks juru taktik Tim PON Jateng itu juga menyoroti kondisi fisik anak asuhnya. “Setelah babak kedua, pemain mulai kehilangan konsentrasi. Passing sering salah, intersep juga terlambat. Di sisi lain, PSIR bisa menjaga konsistensi selama 90 menit dan mereka bisa memetik hasil maksimal,” ucapnya.

Kekalahan di kandang membuat Sragen United gagal menggeser Persipur Purwodadi di peringkat empat yang menjadi batas akhir zona playoff. Tim berjuluk Laskar Gajah Purba tersebut tertahan di posisi lima dengan 13 poin, tertinggal satu angka dari Persipur.

Dengan dua laga tersisa, langkah Sragen United untuk menembus zona playoff bakal semakin berat. Mereka masih harus tandang ke Purwodadi dan menjamu PPSM Sakti Magelang di laga pamungkas.

“Kans kami memang makin tipis, tapi peluang masih terbuka. Setidaknya kami harus bisa mengambil poin penuh di dua laga tersisa,” imbuh Asisten Manajer Sragen United, Didik Septiono.

Sementara, di kubu PSIR, Asisten Pelatih David Prisma Nugraha bersyukur timnya bisa mengamankan tiga angka di Semarang. Namun, secara permainan dia menyebut Heru Wibowo cs tampil di bawah kualitas terbaik.

“Kemenangan yang sangat berharga, sehingga kami bisa terus memberi tekanan pada Persis Solo dan PSIS Semarang untuk lolos ke babak 16 besar. Tapi, secara permainan anak-anak masih di bawah performa terbaik, khususnya di babak pertama,” tandasnya.

Pada laga selanjutnya, skuad racikan Hadi Surento akan menjamu PPSM pada 27 Agustus dan melawat ke markas Persis pada Senin (11/9) mendatang. Tim yang bermarkas di Stadion Krida ini juga masih menyimpan satu laga tunda kontra Persis yang dihentikan di menit 50 dengan keunggulan PSIR 1-0.

Saat ini PSIR sudah mengoleksi 22 poin dan terus menempel Persis di posisi kedua dengan keunggulan lima poin. Senin (21/8) besok, Persis bakal meladeni pemuncak klasemen Grup 4, PSIS di Stadion Jatidiri. (twy)

You might also like

Comments are closed.