Uji Ketahanan Mio M3, Yamaha Libatkan Mahasiswa

M Masykur bersama perwakilan UKSW saat mematikan mesin Yamaha Mio M3, sekaligus menandai berakhirnya uji ketahanan motor tersebut. Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha
M Masykur bersama perwakilan UKSW saat mematikan mesin Yamaha Mio M3, sekaligus menandai berakhirnya uji ketahanan motor tersebut. Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha

SEMARANG – New Mio M3 125 lolos uji ketahanan 30 hari tanpa henti yang dilaksanakan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Universitas Kristen Setya Wacana (UKSW) Salatiga, Sabtu (28/2). Produk Yamaha keluaran terbaru 2015 tersebut menggunakan mesin teknologi blue core yang mengedepankan efisiensi bahan bakar, handal, dan bertenaga.

Uji coba dilakukan mulai 24 Januari-26 Februari 2015 dengan hasil riset menunjukkan New Mio M3 125 memiliki mesin awet meski produk baru. Hal tersebut menjadi jawaban untuk masyarakat yang kebanyakan memiliki pikiran negatif terhadap motor produk-produk baru.

Asisten General Manager Promotion PT YIMM, Muhammad Masykur menyampaikan, uji coba dilakukan di 10 kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Salatiga, Tegal, Bogor, Denpasar, Banjarmasin, dan Malang.

“Semuanya kita selenggarakan di kampus karena uji ketahanan ini juga bisa menjadi riset bagi mahasiswa-mahasiswa teknik, serta kampus merupakan lembaga netral,” ujarnya kepada metrosemarang.com.

Masykur menambahkan, sebelum diujicobakan ke kampus-kampus, YIMM sudah menguji coba terlebih dahulu ketahanan produk terbarunya tersebut di kantor pusat Yamaha, Cempaka Putih Jakarta. “Hasilnya sama, dengan menggunakan teknologi mesin blue core terbukti New Mio M3 ini lebih irit 50% dari produk kami lainnya namun tetap kencang,” imbuhnya.

Salah satu mahasiswa kampus yang melakukan riset uji ketahanan, Kevin Diaz mengatakan, New Mio M3 memang layak dikonsumsi masyarakat yang rata-rata menginginkan motor irit namun kecepatan tetap terjaga. Selain itu, lanjutnya, dengan kedatangan uji coba produk terbaru Yamaha tersebut di kampus-kampus bisa menjadi riset para mahasiswa teknik pada umumnya. (ans)

You might also like

Comments are closed.