UKW PWI Jateng Terapkan Prokes Ketat

SEMARANG – PWI Jawa Tengah berkomitmen turut serta membantu Pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19, salah satu wujudnya yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pada pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan di Hotel Novotel Semarang, Jumat-Sabtu (26-27/2/2021) pun tetap memberlakukan prokes ketat.

Bukti tersebut sudah ditunjukkan ketika semua peserta UKW yang hadir diwajibkan melakukan rapid test antigen yang dilaksanakan pada Kamis (25/2/2021) di Gedung Pers. Bahkan, para panitia termasuk penguji tak lepas dari keharusan dites rapid antigen. Selama menjalani uji kompetensi pun mereka menggunakan hand sanitezer dan bermasker yang menutupi hidung dan mulut.

Saat acara pembukaan UKW meskipun digelar intenal, disiplin prokes dijalankan. Tak hanya bermasker dan jaga jarak, mikrofon pun dibungkus dan disemprot dengan cairan disinfektan.

”Saya senang, kesadaran untuk melakukan protokol kesehatan di kalangan wartawan tergolong tinggi. Bahkan, saya diprotes dari Jakarta, kenapa Jateng mendahului dalam vaksinasi wartawan. Dari kuota 5.000, wartawan Jateng malah dulu yang divaksin. Ini artinya kesadaran wartawan Jateng untuk sehat dan tak kena Covid-19 sangat tinggi,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dalam sambutan pembukaan UKW.

Direktur Keuangan Semen Gresik Muhammad Supriyadi mengatakan, pihaknya memamg menginginkan agar UKW PWI ini menerapkan prokes secara ketat untuk menghambat  laju penyebaran Covid.

Prokes juga sudah diberlakukan perusahaannya kepada semua karyawan selama pandemi Covid-19, termasuk kegiatan Work from Home (WfH).

”Di perusahaan kami, 65 persen karyawan melakukan WfH, sedangkan 35 persen WfO. Kami bersyukur, sampai kini dalam status ‘zero’ untuk suspek dan kontak erat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS menjelaskan, PWI siap menjadi teladan dan pelopor dalam pelaksanaan prokes. Karena sesungguhnya di masa pandemi seperti  sekarang, insan pers pun  punya tanggung jawab sosial dalam membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.(ris)

You might also like

Comments are closed.