Ulung Ngonthel Ratusan Kilometer demi Meramaikan Kenduri Nasional Onthelis Semarang

Ulung tetap semangat mengayuh sepeda tuanya dari Purbalingga, demi mengikuti Kenduri Nasional Onthelis Semarang, Sabtu (23/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Ulung tetap semangat mengayuh sepeda tuanya dari Purbalingga, demi mengikuti Kenduri Nasional Onthelis Semarang, Sabtu (23/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Terik matahari yang begitu panas siang ini tak mematahkan semangat Ulung untuk terus mengayuh sepeda onthelnya di tengah lalu lalang pengguna jalan Kota Semarang, Sabtu (23/5) siang. Keringat yang bercucuran membasahi tubuhnya mengisyaratkan laki-laki 46 tahun itu telah menempuh perjalanan yang jauh.

Dengan sepeda onthel yang seusia dengannya, pria paruh baya ini menempuh ratusan kilometer dari Purbalingga hingga Semarang. Bersama delapan temannya yang juga pengayuh sepeda onthel asal Purbalingga, mereka berencana ingin mengikuti acara Kenduri Nasional Onthelis Semarang yang digelar di Polder Stasiun Tawang sejak pukul 08.00-22.00 nanti.

Laki-laki yang mulai menyukai sepeda onthel sejak 2012 lalu itu mengaku sudah puluhan kali bertanya lokasi di mana even Kenduri Nasional Onthelis Semarang berlangsung. Karena masyarakat pada umumnya tidak begitu mengerti pelaksanaan even tersebut, alhasil ia pun tak mendapat jawaban tempat yang pasti.

“Kami tidak tahu acaranya di mana. Asal jalan aja, nanti juga ketemu sendiri,” ujarnya lirih menahan lelah saat ditemui metrosemarang.com di kawasan Karangayu.

Setelah berulang kali bertanya, Ulung bersama rombongannya mulai tahu tempat pelaksanaan even Kenduri Nasional Onthelis Semarang. Meski secara pasti ia mengetahui letak tempatnya. “Katanya sih di Stasiun Tawang, tapi gak tahu itu sebelah mana. Nanti bisa tanya lagi,” tambah pekerja wiraswasta itu dengan semangat yang masih terjaga.

Selain ingin berkumpul dan mencari pertemanan dengan pecinta sepeda onthel lainnya, menurutnya bersepeda dari Purbalingga ke Semarang sangat menyehatkan. Bagi dia, bersepeda adalah bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini pertama kali saya mengikuti even sepeda onthel skala nasional. Pasti menyenangkan, sambil melihat pameran sepeda kuno juga nambah kenalan,” tambahnya.

Rencananya, even Kenduri Nasional Onthelis Semarang akan berlanjut hingga Minggu (24/5) pukul 06.00-10.00 di Balai Kota Semarang. Acara ini merupakan upaya pemecahan rekor Muri Road to International Veteran Cycle Asosiation. (ans)

You might also like

Comments are closed.