Unik, Ada Punokawan Jualan Barang Antik di Taman Srigunting

Pedagang barang antik di Taman Srigunting berdandan ala punokawan untuk memeriahkan ulang tahun Semarang. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Pedagang barang antik di Taman Srigunting berdandan ala punokawan untuk memeriahkan ulang tahun Semarang. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Pemandangan lucu dan unik terlihat di Taman Srigunting Kota Lama, Sabtu (2/5) sore ini. Di kawasan yang menjadi pusat perdagangan barang antik setiap Jumat sampai Minggu itu ada tiga punokawan yang siap menghibur para pengunjung.

Ya, ketiga punokawan tersebut adalah para pedagang barang antik di kawasan Taman Srigunting. Mereka berdandan layaknya punokawan dalam rangka memeriahkan HUT ke- 468 Kota Semarang ke 468 yang jatuh hari ini.

“Punokawan adalah ikon Semarangan. Jadi kami ingin memeriahkan ulang tahun Kota Semarang dengan berdandan seperti ini, sebagai ungkapan bangga kami terhadap Kota Semarang,” ucap salah satu punokawan, Ranto (50) kepada metroseamarang.com.

Karena unik, ketiga punokawan itupun menjadi pusat perhatian para pengunjung pasar barang antik dan sebagaian warga yang hanya sekadar nongkrong di Taman Srigunting. Tak luput mereka juga dijadikan obyek foto oleh para pengunjung.

Selain memeriahkan hari jadi Kota Semarang, ketiga punokawan itu juga sengaja berdandan untuk menyambut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang rencananya akan membuka acara ‘Semarang Vintage Reunian’ di kawasan Taman Srigunting malam ini.

Ternyata bukan hanya Ranto yang berdandan nyentrik, beberapa pedagang setempat juga tampil beda untuk menyambut wali kota. Terlihat beberapa pedagang berdandan layaknya orang Jawa zaman dahulu, tentara, polisi, dan lainnya. “Ini juga sebagai momentum bagi kita para pedagang untuk menarik pembeli,” tambah Ranto. (ans)

You might also like

Comments are closed.