Unik, Batik Asli Pedurungan Ini Bermotif Huruf Hijaiyah

Paduan huruf hijaiyah dan motif khas Semarang, membuat batik bikinan Gerai Batik Sri Asih ini punya nilai jual tinggi. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa
Paduan huruf hijaiyah dan motif khas Semarang, membuat batik bikinan Gerai Batik Sri Asih ini punya nilai jual tinggi. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa

batik-arab1

SEMARANG – Delapan pekerja wanita terlihat telaten membuat pola batik di workshop Batik Sri Asih di Jalan Plamongan Asri Pedurungan, Selasa ( 30/6 ). Sekilas tak ada yang istimewa dari goresan di atas kain tersebut. Tapi, ternyata motif batik tersebut dipadukan dengan huruf hijaiyah, sehingga terlihat sangat indah.

Suswahyuni, pemilik Gerai Batik Sri Asih mengatakan, dirinya terinspirasi dari tempat tinggalnya di Semarang Timur, yang merupakan kawasan religi dan banyak dijumpai pondok pesantren. “Dari situ timbul ide untuk membuat desain batik dengan memadukan huruf hijaiyah dan motif Semarangan berupa asem, burung kuntul dan Tugu Muda,“ ujarnya.

Namun, Suswahyuni tak asal menggoreskan huruf-huruf hijaiyah itu di atas kain. Dia terlebih dulu berkonsultasi dengan sejarawan, kiai dan ustad yang tinggal di sekitar sanggarnya. Idenya pun disetujui.

“Huruf hijaiyah berbeda dengan rangkaian ayat suci Alquran yang tidak boleh buat sembarangan. Huruf hijaiyah seperti huruf-huruf lainnya, boleh untuk kreasi seni, seperti di Timur Tengah. Dengan begini masyarakat akan tahu belajar huruf hijaiyah dan tidak salah kaprah,” terangnya.

Menurut dia, perkembangan batik hijaiyah ini sangat pesat. Pada awalnya, ia hanya memproduksi 50 motif dan 50 lembar kain batik tiap bulannya. Kini, ia memiliki 140 motif dengan jumlah produksi mencapai 300-an kain perbulan. Selama Bulan Ramadan, omzetnya juga meningkat hingga 60 persen.

“Harganya kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 7 juta, tergantung bahan dan pengerjaannya, batik tulis apa cap dan menggunakan bahan sutra apa katun. Semoga batik ini bisa semakin berkembang dan diterima masyarakat,” jelasnya. (CR-01)

 

You might also like

Comments are closed.