Unik dan Langka, Wayang Beber Membius Penonton di Museum Ranggawarsita

METROSEMARANG.COM – Museum Ranggawarsita menampilkan pertunjukan wayang yang cukup langka. Wayang Beber namanya. Kesenian wayang asal Pacitan Jawa Timur ini tak bisa dimainkan oleh sembarang orang dan hanya boleh dibawakan keturunan Mbah Sarnen, sang pencetus Wayang Beber.

Rudhi Prasetyo, satu-satunya dalang yang mendapat hak untuk meneruskan estafet menjadi dalang Wayang Beber. Ceritanya, dia mendapat mandat dari Gunocarita, putra Mbah Sarnen, untuk meneruskan menjadi dalang Wayang Beber sejak tahun 2009.

Pementasan Wayang Geber di Museum Ranggawarsita. Foto: metrosemarang.com/khiruddin muhammad
Pementasan Wayang Beber di Museum Ranggawarsita. Foto: metrosemarang.com/khiruddin muhammad

“Selama ini yang boleh mendalang hanya keturunan langsung dalang, kecuali yang sudah kewahyon (yang benar-benar semestinya),” terang Rudhi, usai tampil di Museum Ranggawarsita, Selasa (29/3).

Dalam pertunjukannya, Rudhi membawakan lakon “Panji Jaka Kembang Kuning” yang bercerita tentang Panji Asmoro Bangun yang merajut cinta dengan Dewi Sekartaji Putri Jenggolo. Penampilan Rudhi disambut antusias para penonton yang juga menjadi peserta Seminar Penelitian Koleksi Wayang “Wayang Beber” Museum Ranggawarsita.

Kepala Seksi Pengkajian dan Pelestarian Museum Ranggawarsita, Budi Santoso mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pelestarian budaya sebagaimana menjadi tugas museum. “Karena dalang wayang beber yang langka, kesenian ini menjadi sangat unik,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.