Unpand Siapkan Konsep IEBS di Era MEA

Rektor Unpand Ir Djoko Saryono MSc menyalami para wisudawan. Foto Metrosemarang/Jojo Mahsunah
Rektor Unpand Ir
Djoko Saryono MSc menyalami para wisudawan. Foto Metrosemarang/Jojo Mahsunah

SEMARANG – Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) dan liberalisasi ekonomi, Universitas Pandanaran (Unpand)  di bawah naungan Yayasan Abdi Masyarakat akan membuat konsep pengintegrasian kepada seluruh lulusannya. Di antaranya melalui konsep Intergrated Edu Business Services (IEBS).

“IEBS ini adalah pemberdayaan layanan kepada masyarakat luas dengan 10 program studi yang dimiliki untuk membantu masyarakat dalam dunia kerja. Kita akan bikin rumah terbuka, jadi masyarakat yang ingin belajar soal industri bisa datang ke Unpand,” jelas Rektor Unpand Ir Djoko Saryono MSc di sela-sela Wisuda ke-15 Unpand di Patra Jasa, (Rabu 25/2).

Menurut Djoko, tahun ini Unpand sengaja ingin bisa menjadi universitas yang bisa berkembang dan siap menghadapi berbagai perubahan. Sehingga di dalamnya tidak sekadar menghadapi tentang perkuliahan, tetapi juga peduli dengan kemasyarakatan.

Sementara Ketum Yayasan Abdi Masyarakat Dra Harini Krisniati MM menambahkan, pihaknya sedang mempersiapkan gedung kampus baru di wilayah Kelurahan Meteseh. Ditambahkan, gedung baru di kawasan Meteseh ini rencananya akan dibangun lima lantai di area seluas 25 hektar dan total biaya Rp 25 miliar. “Target selesai pembangunannya tahun ini hingga Juni-Juli,” jelasnya.

Sementara Unpand kemarin meluluskan wisudawan-wisudawati D3-S1 Sebanyak 256 sarjana. Sementara lulusan terbaik diraih Martawati Dry Oktaviani dengan IPK 3,88 dari Fakultas Ekonomi Akuntansi S1. (joe)

You might also like

Comments are closed.