Untuk Hasil Empuk, Iga Sapi Tak Bisa Langsung Dimasak Sesuai Selera

Lebih Lama, Namun Lebih Empuk

Prosesnya berlangsung selama 45 menit sampai satu jam dengan api sedang. Ini dilakukan agar saus meresap dan daging menjadi empuk.

MENGOLAH daging memiliki cara tersendiri agar lebih pas untuk dinikmati. Seperti daging bagian iga yang dekat dengan tulang sehingga perlu pengolahan khusus supaya bertekstur lembut.

iga empuk
Hotel Santika Premiere Semarang menyajikan menu dari olahan iga. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Chef Hotel Santika Premiere Semarang, Aris Setyawan mengatakan, iga perlu dimasak lebih lama agar daging tidak terlalu liat. Dia lebih memilih menggunakan proses ungkep untuk mengakali liatnya daging iga ini.

“Daging diungkep terlebih dahulu dengan saus barbeque dan madu selama 45 menit sampai satu jam dengan api sedang. Ini dilakukan agar saus meresap dan daging menjadi empuk,” katanya, Senin (22/10/2018).

Setelah proses ungkep tersebut, barulah daging bisa dimasak sesuai selera. Di Hotel Santika Premiere Semarang, iga dimasak menjadi tiga macam, yaitu Sop Iga Bakar, Iga Rica-rica dan Iga Keju Moza.

Untuk Sop Iga Bakar, dia hanya menambahkan olesan bumbu bakaran biasa, seperti kecap dan ketumbar. Sedangkan untuk Iga Keju, iga dibungkus dengan tepung beras dan tepung kentang kemudian digoreng. Barulah keju mozzarella ditambahkan di atasnya dan dilelehkan. Semua menu Iga yang ditawarkan dibandrol dengan harga Rp 60.000++ mulai November 2018.

Bagi penikmat daging seperti iga, masyarakat tidak perlu khawatir kandungan kolesterol di dalamnya. Kolesterol bisa diminimalisir dengan mengkonsumsi minuman beras kencur sebagai pendampingnya. Selain itu, bisa juga didampingi dengan mengkonsumsi timun. (Ade Lukmono)

Comments are closed.