Untuk Pertama Kali, KPU bakal Uji Publik Dana Pilgub Jateng

METROSEMARANG.COM – Demi meningkatkan proses transparansi anggaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pertama kalinya bakal menggelar uji publik untuk pengelolaan dana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah.

Ketua Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Jateng, Diana Ariyanti

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Jateng, Diana Ariyanti, uji publik anggaran tersebut penting dilakukan mengingat jumlah dana penyelenggaraan Pilgub Jateng pada tahun depan dipastikan meningkat pesat dibanding kondisi 2016 lalu.

“Alokasi anggarannya naik karena banyak dana fasilitasi peserta pemilu yang telah diberikan oleh negara. Kami kira publik perlu tahu pemanfaatan dana Pilgub karena KPU merupakan badan publik yang dibiayai oleh negara,” ungkapnya saat ditemui di kantornya Jalan Veteran Semarang, Selasa (22/8).

Naiknya dana Pilgub, kata Diana di antaranya dipakai untuk mengalokasikan biaya pembuatan liflet di tiap kabupaten/kota, biaya sosialisasi hingga pemasangan iklan kampanye di media massa.

Untuk tahun ini, anggaran pemasangan iklan membengkak lantaran terdapat tambahan iklan khusus media online. “Ini yang berbeda dibanding Pilkada 2016 kemarin yang hanya ada iklan cetak dan elektronik saja,” paparnya.

Ia memastikan pada pelaksanaan Pilgub Jateng 2018 nanti Biaya akan menghabiskan total pagu anggatan mencapai Rp 992 Miliar. Pihaknya sudah mematangkan pelaksanaan pesta demokrasi empat tahunan itu termasuk mendata 64.171 TPS yang berpartisipasi di Pilgub.

Kemudian, ada pula sebanyak 8.559 desa dan kelurahan serta 573 kecamatan yang dilibatkan dalam hajatan tersebut.

“Pada 29 Agustus nanti kami meresmikan tahapan Pilgub Jateng yang berbarengan dengan pelaksanaan Pilkada serentak tahap tiga yang diikuti tujuh kabupaten/kota,” katanya.

Lokasi peresmiannya dipusatkan di Lawang Sewu dengan mengundang sedikitnya 500 pejabat teras di lingkungan Pemprov Jateng, KPU RI, DPKP RI serta stackholder terkait.

Dalam kesempatan yang sama, acaranya turut dimeriahkan peresmian jingle resmi Pilgub serta maskot Semar.

Setelah itu, pihaknya mulai mengebut proses pemutahiran data pemilih pada Desember 2017. Selain itu ada pula rekrutmen petugas PPK dan PPS pada 12 Oktober.

“Yang terakhir pendaftaran para calon gubernur dan wakil gubernur sekaligus pembentukan panitia pemutahiran data pemilih,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.