Usai Dievakuasi, Dua ABK Bintang Rejeki Dirawat di RSUD Kartini

METROSEMARANG.COM – Dua kru KM Bintang Sinar Rejeki terpaksa opname setelah mengalami syok akibat kecelakaan yang menimpa kapalnya di Perairan Wedung, Demak, Kamis (22/3) kemarin.

Dua kru KM Bintang Sinar Rejeki saat dievakuasi ke dermaga Pelabuhan Kartini Jepara. Foto: dok basarnas

Budi Purnomo dan Sutopo, nama dua anak buah kapal (ABK) itu, Jumat siang ini mendapat perawatan intensif di RSUD RA Kartini, Jepara.

“Kabarnya mereka diobservasi dan rawat inap semalam. Kondisi keduanya sehat dan tidak ada cedera, cuma sang anak mengalami syok, dan saat diberi makan dia tidak nafsu,” ujar Zulhawary Agustianto, Humas Basarnas Jateng kepada metrosemarang.com.

Seperti diketahui, sebelumnya KM Bintang Sinar Rejeki mengalami mesin mati saat mengangkut 29 ABK dengan menempuh pelayaran dari Pekalongan menuju Banyuwangi. Kapal itu bertolak Rabu (21/3) pukul 18.00 WIB kemarin.

Penemuan dua kru kapal itu sendiri dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi. Proses pencarian keduanya sampai sejauh 40 mil dan berhasil dievakuasi menggunakan tugboat pelayanan 2 dalam kondisi selamat.

Lebih lanjut, ia menuturkan saat diselamatkan di Perairan Pulau Mandalika, keduanya juga dijemput kru kapal tugboat. “Jadi bukan mereka berdua yang naik sendiri,” tuturnya.

Meski begitu, baginya yang agak spesial dalam penyelamatan itu, ternyata hari ini bertepatan dengan hari lahir kedua kru kapal tersebut.

“Istimewanya mereka ternyata sama-sama ulang tahun di hari ini, tanggal 23 Maret,” ungkapnya.

Ia menjelaskan Budi Purnomo dan Sutopo merupakan warga Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Depok, Kabupaten Batang.

Sedangkan, Kepala Basarnas Jawa Tengah, Nor Isrodin menyatakan, kedua kru kapal itu ditemukan dalam kondisi terapung dengan menggunakan jaket pelampung dan jerigen bensin di lautan lepas. (far)

You might also like

Comments are closed.