Usai Dilantik, Mayjen Tatang Sulaiman Perintahkan Babinsa Cegah Teroris

METROSEMARANG.COM – Mayjen TNI Tatang Sulaiman hari ini, Selasa (11/4), dilantik menggantikan Mayjen TNI Jaswandi sebagai Pangdam IV Diponegoro. Setelah dilantik, Mayjen TNI Tatang Sulaiman menegaskan segera meningkatkan kemampuan individu bagi tiap Babinsa yang bertugas di koramil untuk mengantisipasi masuknya paham radikalisme di tengah masyarakat.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen Tatang Sulaiman
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Ia menyebut aksi terorisme dan radikalisme jadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia dan bukan hanya ancaman TNI.

“Jadi sudah sewajarnya jika yang memerangi kita semua. Kalau dari TNI upaya memerangi paham radikalisme itu salah satunya dengan memperbaiki satuan teritorial, terutama personel yang ada sebagai Kamtibmas di semua markas koramil,” ungkap Tatang di Makodam IV Diponegoro Jalan Perintis Kemerdekaan Pudakpayung Semarang.

Walau tak menyebut secara spesifik apa saja bekal pelatihan yang akan diberikan bagi tiap Babinsa, tapi ia menyatakan teroris harus dilawan apalagi wilayah Jawa Tengah merupakan pusat penyebaran paham radikalisme. Buktinya belum lama ini banyak pelaku teroris yang bermunculan di tiap daerah.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tiap Babinsa selama ini dibekali peta kerawanan teroris. Karenanya ia meminta kepada personelnya tidak gegabah dalam melancarkan aksi sporadis.

Ia pun menginstruksikan kepada anggotanya agar melakukan pencegahan secara persuasif.

“Kasih pengertian dulu ke mereka bahwa radikalisme itu membahayakan dengan cara door too door,” ujar Tatang.

Seperti diketahui, empat dari enam terduga teroris yang ditembak mati di Tuban, berasal dari Jateng. Masing-masing adalah Riski Rahmat warga Kampung Kerapu II Semarang Utara, Satria Aditama warga Jalan Taman Karonsih II Ngaliyan, dan dua lagi dari Batang dan Kendal. Bahkan, kemarin tim Densus 88 Antiteror menyergap seorang terduga teroris di Kendal karena kedapatan mendalangi aksi teror di Tuban. (far)

You might also like

Comments are closed.