Usai Tepergok Nyabu, Dosen Hukum Undip Ini Dirawat di RSJ

METROSEMARANG.COM – Masih ingat dengan Yuli Prasetyo Adi, dosen jurusan Perdata Fakultas Hukum Undip yang ditangkap polisi karena nyabu bersama dua rekannya di Jangli awal Februari lalu?

Saat ini, Yuli panggilannya ternyata sudah tidak aktif mengajar di kampusnya. Ia diwajibkan menjalani tahap rehabilitasi ketergantungan obat-obatan terlarang di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Amino Gondohutomo yang berlokasi di Jalan Majapahit Pedurungan, Semarang.

Ilustrasi
Ilustrasi

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Amrin Remico pun membenarkan ihwal proses rehabilitasi yang tengah dilakukan dosen Hukum Perdata tersebut.

“Pak Yuli sekarang masih direhab di RSJ Amino dan setahu saya dia terkadang juga menjalani rawat jalan,” kata Amrin saat dihubungi wartawan, Rabu (23/3).

Amrin menjelaskan proses rehabilitasi yang dilakukan Yuli tak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh penyidik Polda Jateng. Meski begitu, ia mengaku kewenangan rehabilitasi bagi yang bersangkutan saat ini telah ditangani oleh penyidik Polda.

“Rehabnya sudah jadi wewenang Polda Jateng ke RSJ. Jadi tidak ada kaitannya lagi dengan saya. Polda Jateng yang menangani sekarang,” tegasnya.

Ia menyatakan aturan rehabilitas bagi orang-orang yang ketergantungan obat-obatan terlarang diterapkan sesuai nota persetujuan yang disepakati kedua belah pihak. “Aturannya tergantung assessment. Bisa tiga bulan atau lebih sesuai ketergantungannya dia terhadap narkoba,” ungkap Amrin lagi.

Di lain pihak, pihak kampus Undip belum dapat dimintai tanggapan soal proses rehabilitasi yang sedang dilakukan Yuli di RSJ Amino. Saat dikonfirmasi oleh metrosemarang.com, Dekan Fakultas Hukum, Prof Benny Riyanto tidak mengangkat telepon genggamnya. (far)

You might also like

Comments are closed.