UU Ormas Disahkan, Menkopolhukam Bebas Bubarkan Kelompok Radikal

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Indonesia semakin mendapat angin segar untuk menindak tegas kelompok radikal yang kerap meresahkan masyarakat seiring disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas menjadi undang-undang.

Menkopolhukam Wiranto saat menghadiri seminar nasional di Undip, Rabu (25/10). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“UU Ormas tentunya memberikan kekuatan hukum tetap bagi kami untuk membubarkan organisasi yang bertentangan dengan Pancasila. Sama seperti yang sudah kami lakukan terhadap Hizbut Tahrir Indonesia,” ungkap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal (purn) Wiranto, saat menghadiri Seminar Nasional Media Sosial Politik di Fakultas  Ekonomi Undip Tembalang, Rabu (25/10)

Ia bahkan tak segan menyebut bahwa UU Ormas bakal menjadi senjata ampuh demi mempertahankan ideologi Pancasila dari rongrongan kelompok intoleran dan radikal.

Ini, kata Wiranto jadi bukti kekuatan pemerintah untuk menjaga Pancasila dan keutuhan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita bersyukur karena bisa mempertahankan Pancasila, kita sudah punya kekuatan hukum,” cetusnya.

Ia pun menegaskan jika semua elemen masyarakat harus menghormati terhadap UU tentang ormas layaknya keputusan pemilihan bupati maupun presiden ketika sudah dipilih semua harus loyal kepada keputusan. “Itu budaya demokrasi,” katanya. (far)

You might also like

Comments are closed.