Video Semarang tahun 1994 ini Bisa Bikin Emosi

Video Semarang tahun 1994 ini ditonton ribuan orang, heboh bisa bikin emosi. Bagikan kepada kawan dan keluarga.

Bagaimana kondisi Semarang tahun 1994? Sebuah video berdurasi 8 menit 55 detik sejak tahun 2009 telah ditonton ribuan orang, mengungkap kondisi Semarang tahun 1994. Tonton bersama kawan dan keluarga.

Video ini merekam perjalanan seputar semarang, mengambil rute: Akademi Kepolisian, Pasar Kagok, SMP 5 Semarang di Jalan Sultan Agung Karang Ayu, Rumah Sakit Dokter Kariadi, sepanjang Kali Garang menuju Banjir Kanal Barat, dan berakhir di Kelenteng Cina.

Semarang, sebagaimana ditayangkan dalam video ini, masih “hitam putih”. Jalan-jalan relatif sepi.
SMP 5 Semarang di jalan Sultan Agung terdapat tulisan “Saya Anak Indonesia: Sehat dan Bahagia”. Karang Ayu masih cantik, tidak sepadat sekarang. Rumah Sakit Dokter Kariadi hanya ada spanduk kain “Selamat Datang” yang terbuat dari kain dan cat sablon. Kali Garang menuju Banjir Kanal Barat, belum memantulkan bayangan ratusan kendaraan pelintas dan sepi dari orang pacaran. Jembatan berisi orang berjalan kaki, becak, Masih banyak orang berjalan kaki, penjual kerupuk gendongan berjalan kaki. Kuil Cina (Chinese Temple) belum ditiketkan, banyak anak kecil telanjang kaki menikmati suasana wisata. Tulisan penunjuk usaha rumahan, masih memakai papan nama bercat, belum memakai MMT (methylcyclopentadienyl manganese tricarbonyl). Semarang belum dipenuhi motor-motor Jepang, “sampah visual” iklan, dan kebisingan.

Video produksi PhiloDVD ini dibuat tahun 2009, dipasang pada tahun sama, oleh seorang warga negara Belanda. Sepanjang video diputar, terdengar lagu latar “Walau dalam Mimpi”, lantunan Ermy Kulit.

Bagikan keindahan Semarang tahun 1994 ini kepada kawan Anda.

You might also like

Comments are closed.