Vihara Buddhagaya Watugong Bersolek Jelang Waisak

METROSEMARANG.COM – Jelang perayaan Hari Waisak, Vihara Buddhagaya Watugong Semarang lakukan beberapa persiapan. Salah satu prosesi yang diselenggarakan yakni penggantian kain yang menutupi Pohon Bodhi.

Persiapan perayaan Waisak di Vihara Buddhagaya Watugong. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Penggantian kain pada Pohon Bodhi dilakukan setahun sekali setiap menjelang Waisak. Hal tersebut dimaksud untuk mensucikan tempat untuk peribadatan. “Karena kita kan harus suci lahir dan batin,” ujar Kasiri, selaku Koordinator Buddhagaya Watugong, Selasa (9/5) sore.

Kasiri mengatakan Pohon Bhodi adalah pohon suci tempat pertapa Sidharta mencapai pencerahan tertinggi menjadi Budha di Bodhgaya, India. “Kalau yang di sini adalah cangkokan dari Pohon Bodhi yang ada di Anuradha Vihara Srilanka yang merupakan pohon di Bodhgaya,” katanya.

Sementara itu, lanjut Kasiri, secara umum persiapan jelang Waisak sudah dilakukan sejak dua minggu lalu. “Seluruh vihara kami bersihkan untuk persiapan umat yang akan berdoa,” terang Kasiri.

Dia mengatakan meski pelaksanaan ibadah Waisak dipusatkan di Candi Borobudur Magelang, namun tetap ada umat Budha yang berdoa di Vihara Buddhagaya Watugong. Khusus untuk doa di Vihara Buddhagaya, akan dilaksanakan 31 Mei 2017.

“Doa diadakan di Pohon Bodhi dan wihara, mungkin diikuti sekitar 300 umat, karena di daerah lain juga dilaksanakan doa bersama,” jelasnya.

Kasiri menambahkan selain sebagai tempat ibadah, Vihara Buddhagaya juga merupakan tempat tujuan wisata religi. Jika libur panjang, jumlah wisatawan bisa mencapai 3.000 orang yang kebanyakan berasal dari luar kota.

“Pengunjung datang secara berombongan utamanya untuk melihat pagoda setinggi 45 meter,” tutup Kasiri. (fen)

You might also like

Comments are closed.