Vina Inazatuzzulfa: Tekuni Bisnis Tenun Troso

Vina Inazatuzzulfa Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha
Vina Inazatuzzulfa
Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha

KEJELIAN memanfatkan teknologi bakal sangat membantu dalam pengembangan bisnis. Inilah yang dilakukan Vina Inazatuzzulfa ketik akhirnya memilih jalur jual beli tenun Troso Jepara secara online, sekitar empat tahun silam.

Berada di lingkungan pengrajin tenun membuat wanita asal Desa Troso RT 03 RW 01, Kecamatan Pecangaan, Jepara ini memiliki ide untuk membuka peluang bisnis sendiri. Awalnya, dia hanya iseng share produk tenun dan baju lewat facebook.

“Ternyata peminatnya lumayan banyak. Akhirnya, saya bertekad untuk menekuni bisnis ini,” ceritanya saat ditemui metrosemarang.com, akhir pekan kemarin.

Namun, bukan berarti Vina bisa langsung sukses seperti sekarang ini. Wanita yang hobi makan empek-empek tersebut mengaku pernah mengalami down saat lahan bisnisnya diserobot teman sendiri. Tenun dan baju yang ia jual juga kerap mendapat komplain, karena motif dan modelnya monoton.

Belajar dari pengalaman, Vina memulai lagi bisnisnya dengan fokus pada jual beli tenun. Ia mulai aktif mengikuti bazar online, membikin daftar pelanggan, dan lebih teliti dalam pengiriman barang. “Saya tidak mau kecolongan lagi,” imbuhnya.

Sekarang, bisnisnya sudah berkembang pesat. Konsumennya bukan hanya datang dari luar kota, tapi sudah merambah hingga Malaysia. Bersama Suroso, suaminya, Vina kini membuka toko di Perum Bukit Permata Puri, Ngaliyan, Semarang. Toko tersebut juga menjual sutera, lurik, selimut, taplak meja, dan selendang. (ans)

 

 

You might also like

Comments are closed.