Waduh, Gara-gara Mencemooh Walikota Tegal di Facebook, Dua Orang Ini Diringkus Polisi

image
Kombes Polisi Djoko Purbohadijoyo menunjukan printout postingan kedua tersangka (foto : Yas/Metro)

SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng meringkus dua orang pria yang diduga menghina dan mencemarkan nama baik Walikota Tegal, Siti Mashita Soeparno, melalui akun Facebook.

Kedua pelaku, yakni AS (39) dan KR (41), warga Tegal Barat tersebut nekat memposting foto dan komentar-komentar dengan tulisan atau kata-kata yang tidak pantas dan mencemarkan nama baik Walikota.
“Perbuatan mereka berdua ini nekat dan sangat berani,” tutur Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Polisi Djoko Purbohadijoyo, saat gelar perkara,  Jumat (10/10) siang.

AS dan KR ditangkap Kamis (9/10) di Tegal setelah aparat punya cukup bukti bahwa unggahan mereka di Facebook termasuk kategori pencemaran nama baik.

Sebagai barang bukti, dua laptop, tiga telepon selular, tiga modem, dan data-data digital berhasil disita dari kedua tangan tersangka. Menurut Djoko, aksi kedua tersangka mengunggah foto dan komentar menghina Siti Mashita sudah terjadi sejak Februari 2014 lalu.

Djoko menegaskan, perbuatan AS dan KR sudah tergolong tindak pidana.”Hasil penyidikan memang konten-konten di Facebook berisi penghinaan, bukan kritik. Kalau kritik kita tidak berani melakukan penahanan,” imbuh Djoko.

Kasus mereka, lanjut dia, terungkap setelah Polda Jawa Tengah menerima laporan dari Amir Mirza Hutagalung, orang dekat Wali Kota Tegal. Atas perbuatan mereka, AS dan KR dijerat pasal 45 ayat (1) junto pasal 27 ayat (3) Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (Yas)

You might also like

Comments are closed.