Wali Kota Ajukan Penangguhan Penahanan untuk Harini

Harini usai menjalani pemeriksaan di Kejari Semarang, beberapa waktu lalu. Sedianya Harini ditahan pada hari ini, Selasa (28/4), tapi penahanan dibatalkan karena dirinya sakit. Foto: metrosemarang.com/dok
Harini usai menjalani pemeriksaan di Kejari Semarang, beberapa waktu lalu. Sedianya Harini ditahan pada hari ini, Selasa (28/4), tapi penahanan dibatalkan karena dirinya sakit. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Wali Kota Semarang meminta penangguhan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) tahun 2007, Harini Krisniati. Surat tersebut sudah dikirim ke Kejari Semarang pada Selasa (5/6) kemarin.

“Pada tanggal 5 Mei kemarin, Wali Kota Semarang mengirim surat kepada kami yang intinya mengajukan permohonan penanguhan atas nama tersangka Dra H (Harini). Surat ditandatangani Wali Kota Semarang dan diantar Kabag Hukum langsung,” kata Kepala Kejari Semarang, Asep Nana Mulyana, Rabu (6/5).

Surat tersebut diajukan perihal permohonan penangguhan penahanan atau permintaan perubahan status penahanan menjadi tahanan kota. “Wali Kota menerima masukan dari keluarga tersangka itu, tentang kondisi kesehatan Dra H. Ada surat ke wali kota yang minta penangguhan. Surat ditandatangi tiga orang keluarganya. Atas dasar itu, wali kota berkirim surat ke kami,” imbuh Asep didampingi Kasie Penkum, Sutrisno Margi Utomo.

Kendati demikian, Asep menampik ada intervensi wali kota. Dia berdalih permohonan tersebut murni hubungan antara pimpinan dan bawahan. “Surat permohonan itu dikirim ke kami dengan catatan semua keputusan kebijakan status penahanan diserahkan ke penyidik. Suratnya tersebut menyatakan, wali kota tidak mengintervensi keputusan, menyerahkan ke penyidik,” kata dia.

Sehari sebelumnya atau pada 4 Mei, kuasa hukum tersangka telah lebih dulu mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan. “Pengacara menjamin dan menyampaikan kliennya akan kooperatif, tidak akan kabur dan tidak akan menghilangkan serta mempersulit proeses hukum. Dan ada salah satu anak tersangka siap untuk menjadi penjamin,” tandas asep.

Sementara, menanggapi surat tersebut, Asep menyatakan sudah memberikan disposisi ke penyidik untuk diteliti dan dibuat telaahnya. Dalam perkembangannya, surat tersebut baru turun hari ini .Pihaknya juga tengah menunggu perkembangan laporan kesehatan dari RS Telogorejo, tempat Harini dirawat.

Harini sedianya ditahan sejak Selasa (28/4) silam. Namun, Staf Ahli Wali Kota Semarang itu tiba-tiba ambruk saat akan dibawa ke Lapas Wanita Bulu. Harini selanjutnya dilarikan ke RS Telogorejo untuk menjalani perawatan. (yas)

You might also like

Comments are closed.