Wanita Tewas di Resos, Suami Akui Gunakan Air Keras untuk Meracun Sartini

Proses evakuasi korban pembunuhan di Resos Mardi Utomo, Sabtu (21/3) siang. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Proses evakuasi korban pembunuhan di Resos Mardi Utomo, Sabtu (21/3) siang. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Dugaan tewasnya  Sartini (38) di Resos Mardi Utomo karena menjadi korban pembunuhan oleh suaminya sendiri Turino (40) semakin menguat. Pasalnya, saat dihubungi salah seorang petugas resos usai jenazah korban ditemukan, Turino sempat mengakui bahwa dialah yang telah menghabisi nyawa korban.

“Saat saya hubungi lewat handphone-nya, dia (suami korban) mengatakan bahwa sudah meracuni istrinya dengan memberikan minuman air keras,” kata Narto, petugas balai.

Bahkan, menurut Narto, Turino sempat menunggu korban hingga benar-benar tewas usai memberikannya racun. Setelah istrinya tewas, kemudian pelaku mengunci pintu dari luar, lalu kabur ke arah timur.

“Dia juga mengatakan kalau dia pergi ke arah timur, tapi habis itu ditutup teleponnya. Ketika mencoba dihubungi kembali, tidak diangkat,” tambah Narto.

Menurut Narto, Sartini sudah tinggal selama 1,5 bulan di balai resos. Ia  tak mampu kontrak rumah dan termasuk golongan telantar. “Kesehariannya Bu Sartini ini tidak bekerja. Orangnya baik, malah tadi malam dia masih terlihat sholat isya bersama di mushola kompleks,” tutur salah seorang tetangga korban.

Warga Dusun Kemuning, Sruweng, Kebumen itu diketahui terbujur kaku di dalam kamarnya, sekitar pukul 11.00. Dari mulutnya keluar busa. Kecurigaan mengarah pada suami sirinya, yang menghilang dari resos. Sampai saat ini, polisi masih mencari keberadaan pria warga Puring, Kabupaten Kebumen tersebut. (yas)

 

You might also like

Comments are closed.