Warak Ngendog Raksasa dari 2.450 Roti Bagelen Pecahkan Rekor Muri

Replika Warak Ngendog terbuat rangkaian roti dipajang di Mal Paragon, Kamis (11/6). Replika setinggi 4 meter, lebar 2 meter, dan panjang 3 meter berhasil memecahkan rekor Muri. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa
Replika Warak Ngendog terbuat rangkaian roti dipajang di Mal Paragon, Kamis (11/6). Replika setinggi 4 meter, lebar 2 meter, dan panjang 3 meter berhasil memecahkan rekor Muri. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa

SEMARANG – Replika Warak Ngendog karya Agrippina Aileen dan I Fen yang disusun dari ribuan roti bagelen berhasil memecahkan rekor Muri. Replika setinggi 4 meter itu dipajang di Mal Paragon dalam Pameran Fortune Baking Festival 2015, Kamis (11/6).

Agrippina Aileen menuturkan, pembuatan replica warak ngendog tersebut membutuhkan 2.450 buah roti bagelen bermotif batik. Sebanyak 8 ton bahan-bahan roti, seperti 225 kilogram tepung terigu, 608 butir telur, 33,5 kilogram margarine, 38 kilogram gula dan 9 kilogram susu bubuk untuk membuat replica yang memiliki lebar 2 meter dan panjang 3 meter itu.

“Pembuatan membutuhkan waktu dua hari dengan tingkat kesulitan pengeringan roti agar tetap awet dan layak dikonsumsi. Icingnya atau hiasan terbuat dari 125 kg gula dan 210 kg bahels, Sengaja dibuat motif batik untuk menonjolkan ciri khas Semarangannya,” tutur Aileen.

Dia menambahkan, warak ngendok sengaja dipilih karena sosok ini sudah identik dengan Kota Semarang dan biasa diarak dalam pawai Dugderan menjelang Ramadan.

Sementara, I Fen menambahkan, warak ngendog tersebut menggunakan rangka dari besi agar kuat saat dibebani tepung dan gula. Untuk kerapiannya, rangka dilapisi spons untuk menempelkan roti bagelen.

Dalam acara Fortune Baking Festival 2015 juga digelar berbagai acara di antaranya lomba menghias telur dan warak ngendog mini, icip-cip gratis dan demo masak dari koki-koki spesialis roti. (CR-01)

You might also like

Comments are closed.