Warga Pekunden Ajukan Persyaratan Pendirian Hotel Tentrem di Semarang

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Hotel Tentrem Semarang yang berada di Jalan Gajahmada sudah melalui beberapa kali sosialisasi. Warga yang berada di sekitar lokasi mengajukan sejumlah persyaratan untuk pendirian hotel bintang lima tersebut.

Pada Selasa (29/3) kemarin, Hotel Tentrem bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar Public Hearing terkait pembangunan hotel bintang lima ini. Selain memberikan sosialisasi, pihak Hotel Tentrem berjanji akan menampung aspirasi dari masyarakat sekitar hotel, yaitu di wilayah Pekunden.

Ketua RW 5 Kelurahan Pekunden, Djuadji mengatakan, pihaknya telah mengikuti empat kali sosialisasi pembangunan Hotel Tentrem. Pihaknya sepakat dengan pembangunan hotel asalkan beberapa syarat dipenuhi yakni adanya program CSR, pihak hotel memasok air dari PDAM, dan material untuk membangun hotel jangan sampai menimpa rumah warga.

“Pengalaman sebelumnya saat ada pembangunan hotel di wilayah kami, pihak hotel tidak memberikan CSR dan rumah warga ada yang terkena material pembangunan hotel. Kami tidak ingin itu terjadi lagi,” ujarnya, Rabu (30/3).

Dia berharap keberadaan Hotel Tentrem bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dengan posisi sesuai dengan kemampuan warga sehingga bisa mengurangi pengangguran.

Direktur Utama Hotel Tentrem, David Hidayat. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Direktur Utama Hotel Tentrem, David Hidayat. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Direktur Utama Hotel Tentrem, David Hidayat mengatakan, adanya public hearing pihaknya ingin mendengar dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Namun pihaknya meyakinkan jika pembangunan Hotel Tentrem setinggi 18 lantai akan berjalan lancar dengan persetujuan masyarakat sekitar.

“Kami yakinkan pembangunan Hotel Tentrem zero accident, aman, bersih, lingkungan terjaga, dan kami gunakan pemborong yang telah memiliki ISO. Kami memiliki tim ahli pengeboran yang bagus. Ketika pengeboran bangunan sekitar tidak bakal rontok, goyang saja tidak. Kami kerjakan sesuai langkah-langkah yang tepat sehingga tidak perlu khawatir,” ujarnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.