Wartawan Dikeroyok Dua Mahasiswa Mabuk di Tembalang

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Ricky Fitriyanto (34) dikeroyok dua mahasiswa saat hendak pulang ke rumahnya di Bukit Cemara Residen, Bulusan, Tembalang, Selasa (4/11) dinihari. Akibat pengeroyokan tersebut, pria yang berprofesi sebagai wartawan Radar Semarang itu mengalami sejumlah luka memar di wajah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa yang menimpa Ricky berawal ketika dirinya melintas di Jalan Prof Sudarto Tembalang. Korban yang mengendarai mobil berpapasan dengan dengan kedua pelaku. Ia lantas membunyikan klakson lantaran kedua pelaku berjalan melawan arus. Entah mengapa hal itu justru membuat pelaku marah dan berbalik mengejar Ricky.

Sesampainya di Pos Satpam Villa Tembalang, pelaku langsung menghentikan korban dan memukulinya secara bersamaan, bahkan salah seorang juga sempat merusak mobil korban dengan paving. “Mereka mengroyok saya secara bersamaan, salah satu menarik-narik baju saya hingga robek. Saya juga sempat teriak minta tolong ” tutur Ricky Selasa (4/11).

Beruntung, warga dan satpam yang berada di lokasi kejadian mendengar teriakan korban, mereka pun langsung menghapiri untuk menolong korban. Akibat pengroyokan yang menimpanya, wartawan yang giat mengolah isu-isu di provinsi itu mengalami luka memar di sekitar hidung, bibir dan pipi. Kaus yang ia kenakan juga robek tak berbentuk, serta kaca mobil bagian depan miliknya pecah.

Kedua pelaku akhirnya digelandang ke Mapolsek Tembalang untuk dimintai keterangan. Mereka diduga dalam keadaan mabuk dan diketahui bernama Hary Kristian Barus (25) dan Anju Vrikles Harahap Lagupoti (24), keduanya merupakan mahasiswa semester akhir universitas negeri di Semarang. (yas)

You might also like

Comments are closed.