Waspada, Ini Tiga Titik Rawan Kecelakaan di Pantura Kendal saat Mudik Lebaran

METROSEMARANG.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal telah memetakan daerah rawan kecelakaan pada musim mudik Lebaran 2016. Setidaknya ada tiga titik di jalur pantura yang termasuk kategori blackspot atau lokasi yang seringkali terjadi kecelakaan lalu lintas.

Tiga titik tersebut meliputi daerah Cepiring yang dimulai dari depan pabrik PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring Kendal hingga Jembatan Bodri. Selanjutnya, daerah Nolokerto (Kaliwungu) dari depan pabrik PT Samator hingga pabrik PT Asia Pacific Fibers (APF), dan terakhir ada di daerah Sekopek hingga mencapai depan kantor Bank Mandiri Kaliwungu.

Kecelakaan di depan pabrik gula Cepiring, Jumat (8/1) pagi. Lokasi tersebut termasuk area yang harus diwaspadai para pemudik. Foto: metrojateng.com
Kecelakaan di depan pabrik gula Cepiring, Jumat (8/1) pagi. Lokasi tersebut termasuk area yang harus diwaspadai para pemudik. Foto: metrojateng.com

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Agus Triyono mengatakan, untuk mengantisipasi padatnya arus mudik Lebaran ini, pihaknya akan segera memasang papan atau spanduk imbauan agar berhati-hati saat melintas di tiga titik rawan tersebut. “Menjelang arus mudik, kami akan segera memasang spanduk imbauan agar para pengendara bisa waspada dan hati-hati di tiga area tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya juga akan melakukan razia kepada para pengendara, khususnya roda dua, yang tidak mematuhi aturan-aturan yang ada secara kasat mata. Misalnya saja tidak memakai helm saat berkendara ataupun mengendarai sepeda motor dengan berbonceng tiga.

“Selama ini, rata-rata kecelakaan yang sering terjadi di Kabupaten Kendal, melibatkan pengendara roda dua. Sehingga operasi atau penindakan kepada pengendara sepeda motor yang melanggar aturan, akan kami jalankan,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Kendal, Ipda Agus Supriyadi, mengungkapkan, sejak awal Ramadan hingga saat ini, telah terjadi 18 kejadian kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kendal. Dalam kecelakaan tersebut, delapan orang dinyatakan meninggal dunia, 19 orang mengalami luka ringan, dan tidak ada korban akibat luka berat. (metrojateng.com/MJ-01)

 

 

You might also like

Comments are closed.