Waspadai Banjir dan Rob, Bersihkan Selokan dan Sungai

Pengerukan sedimentasi di saluran air Jalan Dr Sutomo. Foto Metrosemarang
Pengerukan sedimentasi di saluran air Jalan Dr Sutomo. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Masuk penghujung bulan Oktober, sebentar lagi musim penghujan tiba. Sebagai salah satu upaya antisipasi, seluruh elemen masyarakat diminta menggalakan kegiatan-kegiatan positif guna mencegah rob dan banjir.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengimbau, masyarakat termasuk TNI agar bersama-sama pemerintah mengantisipasi terjadinya banjir dan rob. Hujan yang terjadi nanti, diharapkan akan bisa menjadi berkah bagi semua warga kota ini.

‘’Cara antisipasinya, dengan menggalakkan kerja bhakti, jangan sampai ada genangan sampah di selokan-selokan maupun aliran sungai yang bisa mengakibatkan banjir,’’ katanya.

Pemerintah kota sendiri saat ini sudah melakukan upaya kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam. Menurut Sekretaris Daerah Kota Semarang, Adi Tri Hananto, pemkot telah membentuk 177 Kelurahan Sadar Bencana (KSB). Diharapkan KSB itu dapat mengurangi risiko bencana di wilayah masing-masing.

‘’Saya berharap, kekuatan dalam penanggulangan bencana itu semakin kuat, baik dari segi pengetahuan, pasukan, perlengkapan, maupun kebutuhan logistik lainnya,’’ ungkapnya.

Dia menegaskan,  masyarakat harus siap menghadapi bencana tanpa pandang bulu dan tanpa pandang waktu. Karena antisipasi dan penanggulangan bencana perlu melibatkan semua potensi yang dimiliki oleh pemkot. (MS-13)

You might also like

Comments are closed.