‘Waspadai Penumpang Liar di Pasar Johar’

Gubernur Ganjar Pranowo memantau kondisi Pasar Johar, Minggu (10/5). Dia mengingatkan agar bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran tepat sasaran. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo
Gubernur Ganjar Pranowo memantau kondisi Pasar Johar, Minggu (10/5). Dia mengingatkan agar bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran tepat sasaran. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo

SEMARANG – Dalam setiap pemberian bantuan, pemerintah selalu dihadapkan pada validitas data penerima. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mewanti-wanti agar selalu waspada terhadap kemungkinan adanya “penumpang liar”‎.

Penumpang liar dimaksud adalah penerima yang hanya mengaku-aku sebagai pedagang. Untuk mencegahnya, data pedagang harus lengkap, baik nama, lokasi lapak, dan alamat rumah.

“Jelas calon penerima harus menunjukkan beberapa syarat atau dokumen. Dinas Pasar Kota Semarang yang punya data, kami berbasis data mereka,” katanya, di Gubernuran, Rabu (12/5).

‎Pemprov Jateng bekerja sama dengan Bank Jateng memutuskan akan memberi bantuan modal cuma-cuma sebesar Rp 3 jutaan per pedagang. ‎Keputusan itu diambil setelah mendapat banyak permintaan dari pedagang. “Ternyata pasar darurat belum menyelesaikan masalah. Mereka butuh modal untuk bisa kembali berjualan,” katanya.

Setelah berdiskusi dengan Bank Jateng, disepakati tiga skema bantuan untuk pedagang Pasar Johar. Skema pertama ialah pemberian bantuan modal cuma-cuma untuk 3760 pedagang. Jumlah tersebut berdasarkan data dari Dinas Pasar Kota Semarang.

Menurut Gubernur, bantuan ini tidak sama setiap pedagang. “Disesuaikan dengan besar kecilnya usaha. Yang kecil ya di bawah Rp 3 juta, tapi yang besar tidak akan di atas Rp 3 jutaan,” katanya.‎ (byo)

You might also like

Comments are closed.