Wayang Potehi Tampil Lebih Modern

GOPOT- Wayang Potehi kini tampil lebih modern. Foto : ist/metrosemarang.com

 

SEMARANG- Perkumpulan Boen Hian Tong bekerjasama dengan Fu He An Semarang yang ketua oleh Toni Harsono secara resmi meluncurkan Wayang Potehi Mobile (GoPot) di gedung Rasa Dharma Jalan Gang Pinggir komplek Pecinan Semarang. Kegiatan Launching (peresmian) wayang kain ini didukung oleh perusahaan minuman sachet ternama di Semarang PT. Marimas Putera Kencana.

Turut hadir Direktur PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Halim, Semaran, calon Walikota petahana kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono.

Hendrar Prihadi memberikan apresiasi kepada kawan-kawan yang sudah melestarikan budaya di Indonesia. Menurutnya, tidak hanya budaya Jawa saja, warisan budaya wayang potehi dari Tionghoa juga tidak punah, agar generasi muda bisa mengenalnya.

“Hadirnya GoPot yang tampil lebih modern ini bisa dipertunjukkan pada masyarakat sebagai budaya yang harus kita lestarikan,” kata Hendrar Prihadi atau biasa disapa Hendi.

Sementara, Harjanto Halim megutarakan, GoPot hadir dalam mobil-gerak, di mana panggung wayang potehi terpasang dalam sebuah mobil, sehingga pertunjukan dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, tanpa dibatasi tempat.

“Masyarakat bisa mengundangnya pada acara-acara dengan biaya cukup Rp 1 juta, sekali manggung,” ucap Harjanto Halim.

GoPot dapat diundang untuk mengisi acara seperti ulang tahun, peresmian kantor, tempat usaha, di sekolah-sekolah, ulang tahun pernikahan, syukuran dan lainnya.

Acara peluncuran GoPot dalam rangka sembahyang Tiong Jiu Pia kali ini, menampilkan cerita tentang legenda 10 Matahari. Diceritakan, pada jaman dahulu terdapat 10 matahari yang menyebabkan penderitaan dan kekeringan di bumi. Hingga muncul seorang ksatria yang berhasil memanah dan memusnahkan 9 matahari dan menyisakan 1 matahari untuk menyinari bumi.

“Dalam masa pandemi ini, kami merasa bahwa cerita legenda 10 matahari masih terasa sama dengan apa yang kita alami. Oleh karena itu kami mengajak warga Semarang untuk melantunkan doa bersama dengan memanggil GoPot untuk dipertunjukkan di manapun sebagai bentuk harapan kita, agar pandemi segera berakhir,” ujar Harjanto Halim.(ris)

You might also like

Comments are closed.