Wedang Tahu, Ketika Kelembutan Tahu Berpadu dengan Manisnya Jahe

Wedang Tahu (foto: Metro Semarang/Lucky Laurence)
Wedang Tahu (foto: Metro Semarang/Lucky Laurence)

Kata Wedang Tahu pasti bukan lagi sajian yang asing didengar telinga Anda. Ya, minuman yang terbuat dari sari kedelai yang dikentalkan ini cukup terkenal karena khasiatnya dalam menghangatkan tubuh.

Disebut Wedang Tahu karena rasanya memang seperti tahu, hanya saja teksturnya lebih halus dan lembut seperti agar-agar. Berbeda dengan tahu yang bertekstur padat dan kenyal. Saat disantap, agar-agar tahu ini langsung lumer di mulut. Sungguh maknyus. Belum lagi kuahnya yang merupakan rebusan air gula, jahe, sereh, pandan dan jeruk nipis, yang menambah cita rasa. Kuah jahe yang disiramkan pada agar-agar tahu tak sepedas kuah jahe pada Wedang Ronde. Sebaliknya, kuah jahe ini rasanya sangat manis, namun tak kehilangan khasiat jahenya yang dapat menghangatkan tenggorokan.

Seporsi wedang tahu dijual dengan harga Rp 5 ribu. Murah bukan?

Di Semarang, Anda dapat menjumpai bakul wedang tahu di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan toko bakery Swiss House, dan di kawasan Pecinan. Bakul wedang tahu yang mangkal di Jalan Gajah Mada biasa membuka lapaknya mulai pukul 9 pagi sampai jam 2 siang, atau bisa kukut lebih awal jika dagangannya sudah laris terjual. Sedangkan bakul wedang tahu di Pecinan biasa menjajakan dagangannya dengan berkeliling. (ren)

 

You might also like

Comments are closed.