Widhi Handoko: Saya Perekat Muhammadiyah dan PDIP

Widhi Handoko percaya diri menatap Pilwakot Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok
Widhi Handoko percaya diri menatap Pilwakot Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG –  Bakal Calon Wakil Wali Kota Semarang, Widhi Handoko mengklaim dirinya bisa menjadi perekat antara Muhammadiyah dan PDI Perjuangan. Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini juga meyakini bakal mendapat dukungan dari kalangan akademisi.

Kedekatannya dengan Hendrar Prihadi pun dinilai menjadi kekuatan tersendiri baginya. Dalam berbagai kesempatan, Widhi selalu menyempatkan waktu untuk ikut dalam kegiatan Hendrar, begitu juga sebaliknya.

Terlebih lagi di organisasi masyarakat yang dia geluti, Muhammadiyah. Dia dinilai merupakan tokoh sentral dalam organisasi tersebut.

“Kedudukan saya di Muhammadiyah adalah sebagai perekat antar semua lembaga dan partai, tak terkecuali PDIP,” ujarnya di sela acara Jalan Sehat di lapangan Tri Lomba Juang Semarang beberapa waktu lalu.

Widhi yang mendaftar lewat PDIP optimistis dirinya mendapat dukungan dari berbagai pihak. Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa dukungan terhadapnya datang dari akademisi tenaga pendidik di berbagai kampus.

Akademisi alumni Fakultas Hukum UMS itu berujar jika almamater kampus doktoralnya yakni Undip serta berbagai kampus yang diasuhnya selama menjadi dosen seperti Unissula,Unimus, dan Untag, terus mendukungnya.

“Dalam berbagai pertemuan baik resmi atau secara dukungan lisan mereka langsung memberi dukungan kepada saya, saya sangat berterimakasih atas kepercayaan ini,” tuturnya.

Akpol tak luput dari daftar pendukungnya karena dia merupakan dosen bagi calon perwira Polri itu. “Pasti saya mendapatkan dukungan dari keluarga besar Polri di Kota Semarang,” tambahnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.