Widhia Intania Jatuh Cinta Tarian Jawa

Widhia Intania Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Widhia Intania
Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

METROSEMARANG.COM – Menari tradisional adalah hal yang sangat digemari Widhia Intania Indiraputri sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Meski hanya belajar secara otodidak, gadis cantik kelahiran Kota Semarang, 17 tahun silam ini justru dikenal fasih membawakan berbagai tarian Jawa.

Aya, akrab ia disapa, mengaku awal kecintaannya terhadap tarian tradisional memang tak lepas dari peran sang ibu yang juga jago menari tradisional. Berkat campur tangan sang ibu, siswi kelas XII SMAN 10 Semarang ini justru jatuh cinta terhadap tarian tradisional.

“Memang belajar otodidak sama dibantu mama. Sekarang malah lebih percaya diri menari tradisional,” kata Aya, saat berbincang dengan metrosemarang.com, Selasa (29/12).

Kini, Aya menjelma sebagai seorang penari yang patut diperhitungkan. Ia bahkan pernah didaulat untuk memimpin barisan tarian etnik Jawa pada Semarang Night Carnival (SNC) 2015 lalu. Dalam gelaran akbar itu, ia juga dinobatkan sebagai best performance dan official model.

Namun, prestasi Aya ternyata juga merembet ke dunia model. Tercatat, sejumlah prestasi pernah dia ukir di jagad modeling. Di antaranya, Top Model Totok Sahak 2014 serta Best Performance Busana Muslim Bayu Ramli 2014.

“Menari tradisional adalah hal saya cintai. Oleh karena itu, saya bertekad melestarikannya dan mengajarkan ke anak cucu saya nanti,” tutur penyuka masakan tradisional tersebut. (yas)

You might also like

Comments are closed.