Wow, Ada Singkong Raksasa di Gebyar Seni dan Ekspo KKN Upgris di Ngaliyan

METROSEMARANG.COM – Suasana berbeda terlihat di lapangan depan Kecamatan Ngaliyan, Minggu (6/3) pagi. Puluhan stand bazar berjajar rapi hingga ke halaman kecamatan. Warga Ngaliyan berbondong-bondong memadati tempat tersebut untuk memeriahkan Gebyar Seni dan Ekspo Posdaya Ngaliyan Jaya, yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (Upgris).

Sebanyak 230 mahasiswa Upgris yang tersebar di sepuluh kelurahan memamerkan aneka olahan dari bahan alam, seperti singkong, jamur, jamu, madu, dan aneka minuman tradisional serta makanan ringan. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah singkong raksasa yang ditampilkan Posdaya Kelurahan Gondoriyo.

Singkong raksasa yang ditampilkan di Gebyar Seni dan Ekspo KKN Upgris di Kecamatan Ngaliyan, Minggu (6/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Singkong raksasa yang ditampilkan di Gebyar Seni dan Ekspo KKN Upgris di Kecamatan Ngaliyan, Minggu (6/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Gebyar tersebut juga dimeriahkan dengan beberapa lomba, seperti fashion show, lomba menggambar, menyanyi antar perangkat kelurahan, dan senam sehat ibu-ibu PKK.

Ketua panitia Yusti mengatakan, acara gebyar digelar sebagai puncak acara KKN mahasiswa Upgris. Peserta yang mengikuti acara merupakan warga Kecamatan Ngaliyan.  “Masing-masing kelompok mahasiswa, menampilkan potensi yang digali dari tiap-tiap kelurahannya,” terang Yusti.

Sepuluh kelurahan yang mengikuti gebyar seni dan ekspo tersebut antara lain Posko, Gondoriyo, Wates, Ringinwok, Kerep jaya Bamban Kerep, Podorejo, Kalipancur, Bringin, Tambak Aji. Selama KKN, mahasiswa Upgris menerapkan empat aspek kepada masyarakat meliputi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan enterpreneur.

“Kebanyakan yang dipamerkan olahan makanan, tapi ada juga kerajinan dari aneka barang bekas. Seperti tong sampah dari botol, tas dari sampah plastik, dan kerajinan lainnya,” tandas Yusti. (din)

You might also like

Comments are closed.