Wulan Kesal Harus Jalan Kaki 500 Meter Gara-gara Simpang Lima Ditutup

Situasi Jalan Pandanaran, Rabu (17/2) pagi. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Situasi Jalan Pandanaran, Rabu (17/2) pagi. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Penutupan sejumlah ruas jalan terkait acara pelantikan kepala daerah di Lapangan Simpang Lima, Rabu (17/2) pagi, membuat geram pengguna jalan. Mereka menyayangkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pihak terkait.

Wulan, salah satu karyawati E-Plaza yang terletak di kawasan Simpang Lima Semarang terlihat gusar. Raut mukanya tak bisa tersenyum setelah dia berusaha masuk melewati pagar yang sudah dipasang pihak kepolisian untuk mensterilkan sementara kawasan Simpang Lima.

Dia sempat berdebat sebentar dengan petugas yang berjaga. Nampaknya, petugas kali ini tak memberi toleransi kepada siapapun yang menerobos, termasuk Wulan. “Biasa kalau karyawan E-Plaza boleh lewat, biasanya kayak gitu,” ujar Wulan dengan nada kesal saat dimintai keterangan metrosemarang.com.

Wulan mengaku, baru kali ini ia terpaksa harus berjalan kaki menuju kantornya yang berjarak sekitar 500 meter dari tempatnya dia memarkir sepeda motor di depan toko alat tulis Merbabu Jalan Pandanaran. “Saya sudah 8 tahun kerja di sana, nggak pernah seperti ini,” ketusnya.

Salah satu petugas parkir di Jalan Pandanaran mengaku tak mendapat informasi dari pemerintah terkait penutupan Jalan Pandanaran menuju Simpang lima. Akibatnya, kendaraan bermotor pun diparkir ditempat seadanya tanpa tertata, seperti di trotoar dan bahu jalan yang banyak digunakan pejalan kaki.

“Enggak ada sosialisasi, ya ini inisiatif saya sendiri menata parkir, berhubung sudah penuh ya saya tutup,” kata Bayu petugas parkir toko buku dan alat tulis Merbabu.

Sementara itu, petugas lalu lintas yang berjaga di palang pembatas jalan mengaku tak tahu soal penataan parkir di jalan tersebut. “Saya nggak tahu soal itu, saya menjalankan tugas saja untuk mensterilkan jalan ini,” kata petugas yang enggan disebutkan namanya.

Sterilisasi kawasan Simpang Lima rencananya akan diberlakukan selama lima jam, hingga pukul 13.00. (din)

You might also like

Comments are closed.