Yuli Heriani, Jatuh Cinta pada Dunia Pendidikan

MENJADI seorang guru, saat ini mungkin bukan satu-satunya profesi yang menjadi pilihan utama. Tetapi tidak demikian bagi Yuli Heriani. Perempuan kelahiran Tegal, 18 Juli 1961 ini mengaku sudah jatuh cinta pada dunia pendidikan.

Saat ini Yuli menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 16 Semarang. Selama menjabat sejak Februari 2014 lalu, Yuli dikenal tegas dan disiplin. Bahkan tak jarang dianggap galak, namun ia tidak merasa terganggu dengan penilaian tersebut.

Yuli Heriani Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Yuli Heriani
Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

“Saya diajarkan berani menjalani hidup, seperti pepatah Jawa, nek wani ojo wedi-wedi, nek wedi ojo wani-wani,” ujar ibu tiga orang anak ini saat ditemui metrosemarang. com, Sabtu (21/5).

Mantan atlet hoki pada PON tahun 1986 ini juga dikenal sebagai sosok yang sangat peduli pada anak didiknya. Ia bahkan rela merogoh kantong pribadi untuk membantu siswa berprestasi yang kurang mampu.

“Capek dan lelah itu tak lagi terasa kalau dekat dengan anak-anak,” jelas Yuli yang juga merupakan pengurus hoki Kota Semarang ini.

Sebagai mantan atlet, Yuli memang cukup fokus pada pengembangan bidang olahraga di SMPN 16 Semarang. Terbukti dari berbagai kejuaraan yang telah dimenangi oleh sekolah, seperti voli, bola tangan, juga gulat.

“Saat ini kami bersama SMP lain memang tengah merintis kembali olah raga bola tangan agar lebih dikenal,” pungkas Yuli yang sehari-harinya dapat ditemui di kantor Kepala SMPN 16 Semarang Jalan Prof. Dr. Hamka, Ngaliyan. (yulikha elvitri)

You might also like

Comments are closed.