Sendirian di Motegi, Herjun Atna Firdaus Siap Buktikan Diri di Kelas SS600 ARRC 2026

METROSEMARANG.COM, Jakarta – Putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, menjadi tantangan berbeda bagi Herjun Atna Firdaus.
Putaran ketiga ARRC 2026 di Mobility Resort Motegi akan berlangsung pada 12–14 Juni 2026, dengan dua race utama pada Sabtu (13/6) pukul 11:30 WIB (AP250), 12:15 WIB (SS600), dan 13:15 WIB (ASB1000), dan dan Minggu (14/6) pada pukul 11:30 WIB (AP250), 13:15 WIB (SS600), dan 14:15 WIB (ASB1000).
Pecinta balap Tanah Air dapat menyaksikan aksi pebalap AHRT secara langsung melalui tayangan live di YouTube Asia Road Racing Championship.
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) asal Pati, Jawa Tengah, itu akan berjuang sendirian di kelas Supersport (SS) 600 setelah rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, harus absen karena alasan medis.
Motegi bukan sekadar balapan biasa bagi Herjun. Seri ini menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus membuktikan dirinya mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan kelas SS600.
Saat ini Herjun menempati posisi ketujuh klasemen sementara. Posisi tersebut masih membuka peluang besar baginya untuk merangsek ke papan atas apabila mampu meraih hasil maksimal di Jepang.
Sepanjang dua putaran awal musim, Herjun menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Kecepatan dan konsistensinya menjadi modal utama menghadapi putaran ketiga.
Meski harus tampil tanpa rekan setim, Herjun justru melihat situasi tersebut sebagai tantangan yang harus dijawab dengan performa terbaik di lintasan.
Pebalap muda binaan Astra Honda itu datang ke Jepang dengan tekad untuk tampil lebih kompetitif dibandingkan dua seri sebelumnya.
Dukungan tim AHRT menjadi faktor penting yang membuat Herjun tetap optimistis menghadapi balapan di salah satu sirkuit paling bergengsi di Asia.
Lintasan Mobility Resort Motegi dikenal memiliki karakter teknis yang menuntut kemampuan pengereman, akselerasi, dan konsistensi tinggi sepanjang balapan.
Karakter tersebut dinilai cocok dengan gaya balap Herjun yang selama ini dikenal agresif namun tetap mampu menjaga ritme balapan.
Mengendarai Honda CBR600RR, Herjun berupaya memaksimalkan seluruh potensi motor untuk mengejar hasil terbaik.
“Pada seri ini saya berusaha lebih baik dari seri sebelumnya. Saya akan fokus untuk mendapatkan kecepatan dengan hasil yang positif,” ujar Herjun.
Pernyataan tersebut mencerminkan fokus utama Herjun yang tidak hanya mengejar hasil akhir, tetapi juga peningkatan performa secara menyeluruh.
Bagi pebalap asal Pati ini, menemukan kecepatan yang konsisten sejak sesi latihan hingga balapan menjadi kunci utama untuk bersaing dengan para rivalnya.
Absennya Arbi memang mengubah dinamika tim di kelas SS600. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat Herjun untuk membawa AHRT tetap kompetitif.
Di sisi lain, tekanan yang lebih besar justru bisa menjadi motivasi tambahan untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pebalap muda terbaik Indonesia.
Perjalanan Herjun menuju level atas balap Asia tidak dibangun dalam semalam. Ia merupakan hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan Astra Honda melalui berbagai kompetisi nasional dan internasional.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga ketika harus menghadapi persaingan ketat melawan pebalap-pebalap terbaik Asia.
Motegi juga menjadi panggung yang tepat bagi Herjun untuk memperlihatkan perkembangan kemampuannya di kelas Supersport yang terkenal kompetitif.
Jika mampu meraih poin besar pada akhir pekan ini, peluang memperbaiki posisi klasemen akan semakin terbuka menjelang paruh musim ARRC 2026.
Balapan kelas SS600 sendiri akan digelar dua kali, yakni pada Sabtu dan Minggu, sehingga memberikan kesempatan bagi Herjun untuk mengumpulkan poin maksimal.
Perjuangan Herjun di Motegi menjadi salah satu cerita menarik yang layak dinantikan oleh pecinta balap Indonesia. Di tengah tantangan tampil tanpa rekan setim, ia datang membawa harapan besar untuk kembali mengibarkan nama Indonesia di pentas balap Asia.***