Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

BTN Integrasikan KTM UNNES dengan ATM dan Debit, Mahasiswa Dapat Banyak Kemudahan

Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan didampingi Rektor Unnes Prof. Martono, secara simbolis menyerahkan KTM yang terintegrasi dengan ATM BTN kepada mahasiswa baru Unnes Semarang/metrosemarang

METROSEMARANG.COM, Semarang – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas transformasi digital layanan kampus melalui Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) terintegrasi yang tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga terhubung dengan layanan perbankan.

Program tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Lapangan Prof Dumadi, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES, Rabu (12/8/2026).

Melalui KTM terintegrasi tersebut, mahasiswa UNNES mendapatkan sejumlah manfaat, mulai dari fungsi kartu sebagai identitas mahasiswa, kartu ATM, kartu debit hingga akses berbagai layanan transaksi perbankan.

Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan, integrasi tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan kepada mahasiswa sekaligus mengenalkan layanan perbankan sejak mereka memasuki dunia perguruan tinggi.

“Awalnya hanya sebagai kartu mahasiswa. Dari BTN menawarkan kartu tersebut sekaligus sebagai kartu ATM dan kartu debit dengan fasilitas yang sama,” kata Rully saat kegiatan PMB UNNES, Rabu (12/8/2026).

Satu Kartu untuk Berbagai Kebutuhan

KTM terintegrasi BTN memberikan manfaat praktis karena mahasiswa tidak harus menggunakan kartu berbeda untuk kebutuhan identitas kampus dan transaksi perbankan.

Selain menjadi identitas mahasiswa, kartu dapat digunakan untuk mengakses fasilitas di lingkungan UNNES serta menjalankan fungsi ATM dan kartu debit.

Kartu debit tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan transaksi di berbagai merchant yang menerima layanan pembayaran BTN.

“Untuk akses ke semua fasilitas UNNES itu bisa memakai kartu yang sekaligus sebagai kartu debit dan kartu ATM,” jelas Rully.

Konsep tersebut sejalan dengan transformasi KTM di sejumlah perguruan tinggi yang mulai dikembangkan BTN. Kartu mahasiswa tidak lagi sekadar menjadi tanda pengenal, tetapi diarahkan menjadi bagian dari ekosistem digital kampus dan layanan keuangan mahasiswa.

Mahasiswa Dapat Kemudahan Biaya Administrasi

Manfaat lainnya adalah kemudahan dari sisi biaya. Rully mengatakan, fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa mencakup bebas biaya administrasi sesuai skema yang ditetapkan.

“Tidak ada biaya administrasi. Kalau hilang atau rusak, hanya penggantian kartu,” ujarnya.

Dengan fasilitas tersebut, mahasiswa baru dapat menggunakan layanan perbankan tanpa harus terbebani biaya administrasi bulanan sebagaimana layanan rekening pada umumnya, sesuai ketentuan produk yang diberikan.

BTN juga menyediakan fasilitas pembukaan rekening bagi mahasiswa sehingga proses aktivasi layanan perbankan dapat dilakukan lebih mudah dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru.

Jadi Sarana Literasi Keuangan

Menurut Rully, integrasi KTM dengan layanan perbankan bukan hanya soal kemudahan transaksi.

BTN juga menjadikannya sebagai bagian dari upaya memperkenalkan literasi keuangan kepada mahasiswa.

“Kami punya misi memperkenalkan layanan perbankan kepada future generasi-generasi kita. Kami ingin literasi keuangan,” tutur Rully.

Mahasiswa diharapkan mulai mengenal cara menggunakan rekening, melakukan transaksi digital, serta mengelola keuangan sejak berada di bangku perguruan tinggi.

Langkah tersebut penting karena mahasiswa merupakan calon generasi produktif yang nantinya akan memasuki dunia kerja, membangun usaha maupun mengambil peran dalam pembangunan ekonomi.

Bisa Berlanjut Menjadi Kartu Alumni

Fungsi KTM terintegrasi BTN juga disiapkan agar memiliki keberlanjutan setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

Rully mengungkapkan, BTN tengah membahas konsep agar KTM mahasiswa yang telah lulus dapat dilanjutkan menjadi kartu alumni.

“Tadi kami bicara dengan Pak Rektor, nanti setelah lulus akan kami tukar dengan kartu alumni,” katanya.

Dengan konsep tersebut, hubungan mahasiswa dengan layanan perbankan BTN tidak harus berakhir ketika masa studi selesai.

Kartu alumni nantinya dapat menjadi bagian dari ekosistem yang menghubungkan perguruan tinggi, alumni dan layanan perbankan.

BTN Perluas Ekosistem Kampus

Rully mengatakan, pengembangan layanan serupa telah dilakukan BTN bersama sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

“Saat ini mungkin ada sekitar 66 kampus dengan kita. Kami punya jaringan nasabah dari universitas yang cukup banyak,” ujarnya.

BTN akan terus menggencarkan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dengan mahasiswa.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai salah satu pintu masuk bagi BTN dalam membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda.

Bagi mahasiswa UNNES, kehadiran KTM terintegrasi BTN memberikan manfaat utama berupa satu kartu dengan berbagai fungsi, mulai dari identitas mahasiswa, akses fasilitas kampus, kartu ATM, kartu debit hingga sarana melakukan transaksi perbankan.

Lebih dari sekadar kartu, program tersebut diarahkan menjadi bagian dari transformasi digital kampus sekaligus sarana bagi mahasiswa untuk mulai mengenal dan mempraktikkan pengelolaan keuangan secara lebih modern.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.