Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Srikandi PLN Beri Bantuan Petani 2 Unit Traktor di Demak

– BANTUAN SRIKANDI PLN- Srikandi PLN menggandeng Yayasan Media Group memberikan bantuan dua unit traktor kepada petani Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, melalui Yayasan Hati Bapaku, Jumat (22/7). Foto : ist/metrosemarang.com

METROSEMARANG.COM, SEMARANG – Srikandi PLN menggandeng Yayasan Media Group memberikan bantuan dua unit traktor kepada petani Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, melalui Yayasan Hati Bapaku, Jumat (22/7). Penyerahan dua unit traktor itu diserahkan Ketua Srikandi PLN, Chairani Rahmatullah, kepada Ketua Yayasan Hati Bapaku, Elisabeth Phillips, disaksikan Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin.

Ali Sadikin mengatakan, dua unit traktor itu selanjutnya diserahkan kepada petani Desa Tlogoweru yang diwakili Kades Soetedjo. Selama puluhan tahun, Elisabeth Phillips memberikan bantuan dan pendampingan kepada para petani di Tlogoweru sehingga mampu berdaya dan sejahtera.

Ali mengatakan, Elisabeth Phillips merupakan satu dari 11 ‘local woman heroes’, penerima Kick Andy Heroes.

‘’Dua unit traktor ini akan mengolah tanah pertanian untuk menghasilkan padi. Dari padi berubah menjadi beras, semoga setiap buliran beras yang dihasilkan menjadi sarana ibadah kita. Sebuah kebaikan akan menularkan kebaikan lain, ini harus kita dukung untuk kebaikan banyak orang,’’ papar Ali.

Bantuan dua unit traktor berupa satu traktor Kubota dan satu traktor listrik modifikasi buatan PT PLN.

Ketua Srikandi PLN l, Chairani Rahmatullah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program kerjasama PLN dengan Media Group, yang memberi perhatian besar terhadap para perempuan lokal yang berjasa melalui berbagai bidang yang ditekuninya. Media Group, kata Chairani, telah teruji komitmennya sangat peduli pada kesetaraan perempuan.

Sebagai perusahaan BUMN, kata Chairani, salah satu kebijakan perusahaan adalah turut mendukung berjalannya pencapaian target keberlanjutan (The Sustainable Development Goals). Salah satu programnya adalah bekerjasama dengan yayasan Media Group mengangkat para pejuang wanita lokal.

“Bahwa perempuan-perempuan yang tidak menyerah dengan kondisi. Melawan stereotip bahwa perempuan itu di rumah bahwa perempuan itu yang ngurus anak-anak saja ngurus keluarga saja tetapi juga adalah perempuan-perempuan yang punya punya pemikiran punya keyakinan bahwa ketika saya yakin ingin melakukan suatu kebaikan memberi manfaat yang lebih besar tidak saja kepada keluarga saja tapi kepada dunia,” ungkapnya

Bersama Yayasan Media Group membantu kepada sebelas orang perempuan di Tanah Air.

Khusus untuk Yayasan Hati Bapaku Semarang, pihaknya sangat mengapresiasi jerih payah Elisabeth Philips yang selama belasan tahun mendukung kelompok tani dengan keterbatasan penglihatan, membantu menyejahterakan masyarakat di desa-desa pada bidang pertanian.

“Maka melalui Yayasan Media Group kita berdiskusi apa bantuan yang sebaiknya diserahkan PLN maka pada kesempatan kali ini kita menyerahkan bantuan dua buah traktor ini mudah-mudahan bisa bermanfaat,” imbuhnya.

Pihaknya melalui program corporate social responsibility (CSR) akan terus fokus membantu kegiatan-kegiatan dari segi pemberdayaan perempuan. Diharapkan dengan kesetaraan pereElisabeth Philips mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia bersama Yayasan Hati Bapaku akan terus bergerak untuk mengadakan aksi sosial dalam hal ini membantu di bidang pertanian.

“Kerinduan hati saya untuk bisa membantu para petani khususnya karena saya melihat keprihatinan dari para petani. Di luar dugaan saya memperjuangkan sampai saya dapat dua traktor satu merek Kubota yang satu dari PLN ya modifikasi dari PLN yang pakai tenaga listrik,” ujarnya.

Bantuan ini akan digunakan untuk menolong pertanian di mana pun dibutuhkan. Diharapkan dapat bermanfaat dan membantu petani serta mengentaskannya dari kemiskinan.(eff)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.