PUtech Sambut 426 Mahasiswa Baru: Komitmen Cetak Tenaga Profesional Konstruksi Berkelas Nasional

METROSEMARANG.COM, Semarang –
Memasuki Tahun Akademik 2025/2026, Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) kembali mencatatkan capaian positif dengan menyambut 426 mahasiswa baru.
Antusiasme calon peserta didik tampak dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 2.500 orang melalui berbagai jalur seleksi.
Angka tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan vokasi di bidang konstruksi yang ditawarkan PUtech.
Tahun ini, PUtech membuka tiga program studi unggulan jenjang Diploma III, yaitu:
– Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (151 mahasiswa)
– Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (150 mahasiswa)
– Teknologi Konstruksi Bangunan Air (125 mahasiswa)
Yang menarik, sekitar 38 persen dari total mahasiswa baru adalah perempuan, mencerminkan semangat kampus dalam mengusung inklusivitas dan kesetaraan gender di dunia teknik konstruksi.
Direktur PUtech, Brawijaya, menegaskan bahwa lonjakan jumlah mahasiswa disertai dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Sebanyak 14 dosen baru dan 13 laboran CPNS telah resmi bergabung demi menjaga kualitas pembelajaran serta rasio dosen terhadap mahasiswa tetap ideal.
“Mahasiswa baru tahun ini berasal dari 35 provinsi di seluruh Indonesia, menunjukkan peran PUtech sebagai episentrum mobilitas sosial dan pusat pengembangan talenta muda dari berbagai daerah,” katanya saat sidang senat terbuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) Politeknik Pekerjaan Umum Selasa 15 Juli 2025.
Peningkatan signifikan juga terjadi pada jalur prestasi, dengan 57 mahasiswa diterima melalui jalur prestasi akademik dan 54 dari jalur prestasi non-akademik—dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
PUtech juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa.
“Selain program reguler, tahun ini kampus menambah kemitraan strategis dengan berbagai lembaga, termasuk Pemerintah Kabupaten Kampar (Riau), Universitas Negeri Semarang, dan Dinas Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah” jelasnya.
Tak hanya itu, program Orang Tua Asuh telah membantu 50 mahasiswa dan ditargetkan menjangkau 100 penerima pada tahun depan.
Dari sisi mutu akademik, dua program studi PUtech yakni Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dan Teknik Konstruksi Bangunan Air telah mengantongi akreditasi “Baik Sekali”.
Sementara itu, proses akreditasi untuk Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Sebagai kampus vokasi yang terus berinovasi, PUtech saat ini tengah menjalankan sepuluh program strategis mulai dari peningkatan mutu akademik, modernisasi fasilitas kampus, hingga pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi dan Career Center.
PUtech juga dikenal sebagai pionir dalam penerapan konsep Smart and Green Campus di lingkungan pendidikan vokasi Indonesia.
Mengakhiri sambutannya, Direktur PUtech mengajak seluruh mahasiswa baru untuk memanfaatkan seluruh potensi pembelajaran, baik akademik maupun pengembangan keterampilan praktis dan karakter.
“Kami tidak hanya ingin lulusan kami siap kerja, tapi mampu bekerja dan berkontribusi nyata untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti dalam kesempatan tersebut menegaskan, mahasiswa baru Politeknik Pekerjaan Umum (PU) Semarang, harus mampu menjadi generasi yang mampu menciptakan infrastruktur andal bagi Indonesia di masa mendatang.
“Para mahasiswa baru angkatan 2025/2026 ini, akan dipersiapkan menjadi generasi penerus yang akan membangun infrastruktur penting bangsa di masa datang,” ujarnya.
Oleh karena itu, seluruh pengajar di Politeknik PU Semarang bisa memersiapkan para mahasiswa guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Diana menjelaskan, tujuan dari SDGs yang telah diketahui diselaraskan dengan tugas dari Kementerian PU dalam pembangunan infrastruktur.
Termasuk, menyelaraskan dengan Asta Cita dari pemerintahan Prabowo-Gibran.***